Tanggamus Kemenag (Humas) --
Suasana kegiatan manasik haji di Kecamatan Ulubelu terasa semakin hangat dengan
kehadiran Tim Monitoring dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kasubbag Tata Usaha, H. Mardanus, S.Ag.,
M.M., yang hadir bersama dua staf pelaksana, Franes Agung Syafe’i, S.H., dan
Laila Karomatun Nisa, S.Pd., serta perwakilan dari Seksi PHU, Tafsirudin,
S.Kom.
Kehadiran tim ini bertujuan untuk melihat langsung proses bimbingan yang diberikan kepada para calon jemaah haji, sekaligus memastikan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Dalam suasana penuh kebersamaan, tim juga membagikan kuisioner kepada panitia dan peserta, sebagai bahan evaluasi demi peningkatan kualitas pelayanan di masa mendatang.
Para calon jemaah terlihat
antusias saat mengisi kuisioner. Pertanyaan yang diajukan mencakup berbagai
aspek, mulai dari kenyamanan tempat, kelengkapan fasilitas, hingga penyajian
materi oleh narasumber. Sementara itu, panitia pelaksana juga diberikan ruang
untuk menyampaikan pandangannya mengenai jalannya kegiatan, termasuk jumlah
peserta dan tingkat kehadiran selama manasik berlangsung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin
mendengarkan langsung dari para jemaah dan panitia. Suara mereka sangat berarti
untuk terus memperbaiki penyelenggaraan manasik agar semakin baik dari waktu ke
waktu,” ujar H. Mardanus dengan ramah. Beliau juga menegaskan pentingnya
kenyamanan dan pemahaman yang baik sebagai bekal para jemaah menuju Tanah Suci.
Tanggapan dari peserta dan panitia pun cukup positif. Banyak yang merasa dihargai dan didengar pendapatnya. Beberapa saran yang disampaikan antara lain menyangkut durasi penyampaian materi, ketersediaan alat bantu visual, serta kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum yang mendukung kegiatan.
Dengan adanya kegiatan monitoring
ini, diharapkan pelaksanaan manasik haji di Kabupaten Tanggamus dapat terus
berkembang menjadi lebih baik. Selain memberikan pembekalan yang matang bagi
para calon jemaah, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian dan kepedulian
dari Kemenag terhadap setiap langkah persiapan menuju ibadah yang suci dan
penuh makna.(Frans/Mela Basyar)