Tulang Bawang, Kemenag (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang menghadiri Rapat Koordinasi dan Pembentukan Forum Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kabupaten Tulang Bawang di Sapadia Hotel, Kamis (6/8/2026). Kepala Kantor Kemenag Tulang Bawang Johan Yusuf diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Marsudi.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Ferli Yuledi bersama Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Rolando Ritonga. Rakor turut dihadiri seluruh perangkat daerah, BPJS Ketenagakerjaan, para camat se-Kabupaten Tulang Bawang, serta instansi terkait lainnya.
Dalam paparannya, BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa cakupan kepesertaan Jamsostek di Kabupaten Tulang Bawang baru mencapai 21,48 persen atau sebanyak 44.887 peserta aktif dari potensi 208.998 pekerja berdasarkan data BPS per 1 Juli 2026. Untuk mencapai target tahun 2026 sebesar 25,77 persen, masih dibutuhkan penambahan sekitar 8.966 pekerja menjadi peserta aktif.

BPJS juga memaparkan bahwa sektor pekerja formal memiliki tingkat kepesertaan yang lebih baik dibanding pekerja informal. Sementara itu, pada lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, kepesertaan pekerja telah mencapai 58,97 persen, namun masih terdapat 5.771 pekerja yang belum terlindungi sehingga memerlukan dukungan seluruh instansi.
Keikutsertaan Kemenag Tulang Bawang menjadi bentuk komitmen dalam mendukung upaya pemerintah memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui forum ini, Kemenag siap memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kepatuhan serta kesadaran akan pentingnya perlindungan bagi tenaga kerja.
“Kemenag Tulang Bawang siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan semakin luas dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh pekerja di Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Marsudi.