Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

16 CPNS Formasi 2024 Kanwil Kemenag Lampung Ikuti Monitoring Aktualisasi dan PKTBT Latsar CPNS

Senin, 25 Agustus 2025 Anggithya
16 CPNS Formasi 2024 Kanwil Kemenag Lampung Ikuti Monitoring Aktualisasi dan PKTBT Latsar CPNS
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) – Sebanyak 16 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 pada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Monitoring Aktualisasi dan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) dalam rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, Senin (25/8). Kegiatan ini berlangsung di Aula Pepadun Kanwil Kemenag Lampung dan dipandu langsung oleh Widyaiswara Ahli Madya Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandar Lampung, Sri Sunarti, bersama tim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kanwil Kemenag Lampung, para mentor, serta para coach yang mendampingi peserta.

Dalam kesempatan ini, Sri Sunarti menjelaskan, monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan habituasi dan PKTBT berjalan sesuai pedoman yang tertuang dalam Keputusan Kepala LAN Nomor 580/K.1/PDP.07/2024 tentang Kurikulum Latsar CPNS serta Keputusan Kepala LAN Nomor 581/K.1/PDP.07/2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Latsar CPNS.

“Dalam Latsar CPNS, aktualisasi dan habituasi menjadi tahapan penting. Aktualisasi adalah penerapan nilai dasar ASN seperti akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti-korupsi dalam praktik kerja sehari-hari. Sementara habituasi adalah proses menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai kebiasaan yang melekat pada diri ASN,” ujar Sri.

Ia menambahkan, selain aktualisasi dan habituasi, penguatan kompetensi teknis juga menjadi perhatian utama. Melalui PKTBT, para CPNS diarahkan untuk memperdalam keterampilan teknis sesuai jabatan. Misalnya, penyuluh agama memperkuat kemampuan bimbingan keagamaan, pranata humas mengasah komunikasi publik, dan analis kepegawaian mendalami manajemen sumber daya manusia.

“Sinergi antara aktualisasi, habituasi, dan kompetensi teknis akan melahirkan ASN profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Ia berpesan agar 16 CPNS menjadikan proses aktualisasi dan habituasi bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai pijakan awal dalam membangun karakter ASN. Ia mendorong para CPNS untuk adaptif, inovatif, serta menghadirkan perubahan positif di satuan kerja.

“Bawalah semangat muda, kreativitas, dan ketulusan dalam setiap langkah pengabdian. Dengan semangat belajar berkelanjutan, kalian akan mampu menjawab tantangan birokrasi di era digital,” tegasnya.

Sri juga meminta para mentor mengisi instrumen monitoring yang mencakup kualitas isu, kegiatan, output, hingga sikap dan perilaku peserta. Instrumen tersebut menjadi bahan evaluasi Loka Diklat Bandar Lampung untuk menjamin tujuan Latsar tercapai sesuai kurikulum.

Sementara itu, Ketua Tim SDM Aparatur Kanwil Kemenag Lampung, Tri Rahayu, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, monitoring ini menjadi sarana penting untuk memastikan kualitas generasi ASN baru di lingkungan Kemenag Lampung.

“CPNS formasi 2024 adalah aset penting. Mereka tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis, tetapi juga menjaga sikap, etika, dan integritas. Pelayanan publik di Kemenag erat kaitannya dengan nilai keagamaan, sehingga integritas menjadi kunci utama,” ungkap Tri.

Dari hasil monitoring, mentor menilai seluruh peserta mampu mengimplementasikan program aktualisasi sesuai kebutuhan satuan kerja dengan hasil memuaskan. Para mentor juga memastikan setiap proyek aktualisasi relevan dengan jabatan dan unit kerja peserta Latsar.

Dengan adanya dukungan penuh dari mentor dan tim, para CPNS Formasi 2024 diharapkan mampu tumbuh menjadi ASN yang profesional, berintegritas, serta siap membawa semangat baru dalam pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama Lampung.(Anggithya/Rizki)