Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Aktivis Remaja Masjid Lampung Wakili Provinsi pada Silaturahmi Nasional ARMI 2025

Rabu, 05 November 2025 Anggithya
Aktivis Remaja Masjid Lampung Wakili Provinsi pada Silaturahmi Nasional ARMI 2025
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) --- Aktivis Remaja Masjid asal Lampung, Irfan Alfian, terpilih menjadi delegasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dalam kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Aktivis Remaja Masjid Indonesia (ARMI) 2025 yang diselenggarakan di Jakarta pada 1–3 November 2025.

Kegiatan nasional ini digagas oleh Subdirektorat Kemasjidan, Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI. Sebanyak 40 peserta terpilih dari 34 provinsi di Indonesia, melalui dua jalur seleksi, yakni seleksi terbuka untuk umum dan seleksi yang dilakukan oleh Kanwil Kemenag di seluruh provinsi.

Dalam keterangannya, Irfan Alfian menyampaikan rasa syukur atas kepercayaannya menjadi delegasi dari Lampung.

Alhamdulillah, jazakumullah khairan katsiran kepada Kanwil Kemenag Provinsi Lampung yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar dan berjejaring dalam Silatnas Aktivis Remaja Masjid Indonesia 2025. Semoga ilmu dan semangat revitalisasi remaja masjid ini dapat saya bawa dan implementasikan di Lampung,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta Silatnas ARMI mengikuti berbagai agenda yang mencakup pembekalan materi, RunMas 5K, aksi kreativitas peserta, dan pembacaan Komitmen Kebangsaan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran remaja masjid sebagai agen perubahan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

Dalam sesi pembekalan, peserta menerima lima materi utama dari narasumber lintas profesi mulai dari tokoh TNI, akademisi, praktisi remaja masjid, hingga pengurus masjid besar tingkat nasional. Materi bertema “Remaja Masjid Kuat, Mental Sehat” disampaikan oleh Laksma TNI H. Harun Arrasyid, S.Ag., M.A., M.Tr.Hanla., M.M., yang menekankan pentingnya ketangguhan mental dan spiritual bagi generasi muda muslim.

Sementara, Nanang Mubarok, membawakan materi “Menjadi Remaja Masjid Tangguh”, mendorong peserta aktif dalam kegiatan kemasjidan dan pemberdayaan masyarakat. Sesi lain bertajuk “Produksi Konten Remaja Masjid Gen Z” bersama A. Furqon Kusuma Yudha menyoroti pentingnya kemampuan digital bagi remaja masjid untuk berdakwah secara kreatif dan relevan di era media sosial.

Peserta juga mendapat motivasi kolaboratif bertema “Semangat Sinergi, Menggerakkan Masjid” dari KH. Ahmad Rosyidin Mawardi, yang menginspirasi mereka untuk memperkuat sinergi dan jejaring antaraktivis remaja masjid di berbagai daerah.

Selain pembekalan, peserta juga melakukan kunjungan edukatif ke Masjid Istiqlal dan Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta. Di Masjid Istiqlal, mereka mempelajari sejarah dan filosofi masjid terbesar di Asia Tenggara serta mendengarkan materi bertema “Remaja Berakhlak, Masjid Makmur, Masjid Berdaya Berdampak” dari Ahmad Sholeh Amin.

Kunjungan dilanjutkan ke Masjid Agung Sunda Kelapa, tempat peserta mengenal sejarah dan program pembinaan Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) yang telah menjadi contoh bagi pemberdayaan remaja masjid di tingkat nasional.

Kegiatan ditutup dengan aksi kreativitas peserta, sesi curah pendapat, dan pembacaan Komitmen Kebangsaan Aktivis Remaja Masjid Indonesia, yang menjadi simbol semangat dan dedikasi generasi muda dalam memakmurkan masjid serta menjaga persatuan umat di seluruh Indonesia.

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Irfan Alfian sebagai perwakilan Lampung. Ia menilai, keikutsertaan aktivis muda dalam forum nasional seperti Silatnas ARMI menjadi bukti nyata regenerasi kepemimpinan di lingkungan masjid.

Kementerian Agama mendukung penuh gerakan remaja masjid yang berorientasi pada penguatan karakter, literasi digital, dan moderasi beragama. Kami berharap Irfan dapat menjadi inspirasi bagi remaja masjid lainnya di Lampung untuk aktif berkontribusi memakmurkan rumah ibadah dan memperkuat ukhuwah umat,ujar Erwinto.

Ia menambahkan, revitalisasi peran remaja masjid merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendorong “Kemenag Berdampak”, terutama pada bidang penguatan ekosistem kemasjidan dan pembinaan generasi muda Islam.(Anggithya/Hamdun/Aziz)