Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Aktualisasi Nilai Budaya Lokal dalam Momentum Perpisahan Kelas 12: Perspektif Ekstrakurikuler Tari MAN 1 Way Kanan

Kamis, 17 April 2025 MAN 1 Way Kanan
Aktualisasi Nilai Budaya Lokal dalam Momentum Perpisahan Kelas 12: Perspektif Ekstrakurikuler Tari MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). Menjelang acara perpisahan siswa kelas 12, siswi-siswi ekstrakurikuler tari MAN 1 Way Kanan tampak semakin giat berlatih. Kegiatan latihan ini dipusatkan pada tari tradisional Lampung, yaitu Tari Sembah, yang akan menjadi pembuka dalam prosesi perpisahan nanti.

Tari Sembah merupakan salah satu bentuk penghormatan adat masyarakat Lampung yang biasa ditampilkan untuk menyambut tamu kehormatan atau dalam acara seremonial penting. Di MAN 1 Way Kanan, pelestarian budaya lokal menjadi bagian penting dari program ekstrakurikuler, termasuk melalui seni tari.

Koordinator acara, Esty Nunggal Sari menjelaskan bahwa latihan intensif telah dilakukan selama tiga minggu terakhir. "Anak-anak sangat antusias. Mereka memahami bahwa tarian ini bukan sekadar pertunjukan, tapi juga bentuk penghormatan dan identitas budaya Lampung yang patut dilestarikan," ujar esty.

Latihan dilakukan di halaman madrasah, dengan fokus pada kekompakan gerakan, ekspresi, serta pemahaman makna filosofis dari Tari Sembah. Beberapa siswi bahkan mengaku rela mengurangi waktu bermain demi memperdalam teknik tari.

"Awalnya cukup sulit karena Tari Sembah memiliki banyak gerakan halus yang harus sinkron, tapi sekarang kami sudah mulai kompak," kata Meyla, siswi kelas 10 yang tergabung dalam tim penari.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyukseskan acara perpisahan, tetapi juga menjadi media pembelajaran kontekstual tentang warisan budaya. Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyatakan dukungannya penuh terhadap pengembangan minat dan bakat siswa, khususnya yang berkaitan dengan budaya lokal.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan mencintai budayanya," tegas Zazili.

Dengan semangat dan kerja keras para siswi, Tari Sembah diharapkan mampu menjadi persembahan yang berkesan dalam perpisahan nanti, sekaligus menjadi bentuk nyata pelestarian budaya di lingkungan pendidikan. (Joe)


Editor : Fadilah