Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

“Aturan Madrasah adalah Latihan Hidup", Pesan Nurhasanah pada Upacara Bendera MTsN 1 Tanggamus

Senin, 27 Juli 2026 MTsN 1 Tanggamus Editor: Okta
“Aturan Madrasah adalah Latihan Hidup", Pesan Nurhasanah pada Upacara Bendera MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus
Foto: Masda Susila

Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – MTs Negeri 1 Tanggamus melaksanakan upacara bendera rutin pada Senin, 27 Juli 2026 di halaman madrasah. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diikuti oleh seluruh warga madrasah. Petugas upacara adalah murid Kelas IX B, yang menjalankan setiap rangkaian upacara dengan penuh tanggung jawab.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurhasanah, S.Ag., menyampaikan amanat bertema "Aturan Madrasah adalah Latihan Hidup." Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa aturan di madrasah bukan sekadar untuk mengatur perilaku murid, melainkan menjadi sarana pembentukan karakter sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.

Ia menjelaskan bahwa berbagai tata tertib, seperti datang tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, tidak terlambat masuk kelas, menjaga kebersihan, serta menghormati guru dan teman, merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Menurutnya, madrasah bukan hanya tempat mempelajari ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat belajar menjadi manusia yang bertanggung jawab.

"Datang tepat waktu berarti kita sedang belajar menghargai waktu. Menaati tata tertib berarti belajar bertanggung jawab. Menjaga kebersihan adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan menghormati guru dan teman merupakan latihan membangun hubungan yang baik dengan sesama. Bahkan ketika kita tetap jujur meskipun tidak ada yang melihat, saat itulah karakter sedang dibangun untuk menentukan masa depan," ujar Nurhasanah.

Ia juga mengingatkan agar murid tidak memandang aturan sebagai pembatas kebebasan, melainkan sebagai pedoman agar kebebasan memiliki arah yang benar. Ketaatan terhadap aturan hendaknya lahir dari kesadaran diri, bukan semata-mata karena takut terhadap hukuman.

Dalam amanatnya, Nurhasanah mengajak seluruh murid untuk membiasakan sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Murid yang terlambat hendaknya belajar menjadi lebih disiplin, yang melakukan kesalahan harus berani mengakuinya, yang melanggar aturan harus siap menerima konsekuensi, dan setiap tanggung jawab yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Menutup amanatnya, beliau menyampaikan bahwa ketika para murid kelak melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun keluarga, maupun hidup bermasyarakat, tidak akan selalu ada guru atau wali kelas yang mengingatkan mereka untuk berbuat benar. Oleh karena itu, karakter yang dibangun sejak di bangku madrasah akan menjadi penentu setiap pilihan dalam kehidupan.

"Jangan remehkan aturan madrasah. Aturan hari ini adalah latihan untuk kehidupan esok hari. Madrasah mengajarkan kita ilmu, tetapi aturan melatih kita menjadi manusia yang siap menghadapi kehidupan. Semoga kita semua menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga dewasa dalam bersikap dan bertanggung jawab dalam setiap pilihan," tutupnya.

Melalui upacara bendera ini, MTsN 1 Tanggamus terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian kepada seluruh murid sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia. (Msd)