Way Kanan, MTSN1 (Humas) – Dalam rangka membangun komitmen dan tanggung jawab bersama di lingkungan kerja, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Way Kanan menyelenggarakan agenda penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kerja tahun 2024 yang dilakukan oleh 23 Pegawai Asn, 6 orang Guru Tidak Tetap (GTT), 6 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT), 3 orang Cleaning Service (CS), dan 1 orang Satuan Pengamanan (Satpam), Jumat (10/01/2024).
Penandatanganan perjanjian kerja yang dilaksanakan di ruang dewan guru tersebut, disaksikan langsung Kepala MTsN 1 Way Kanan M. Nasihin Haq, S.Pd.I.,M.M, didampingi Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) Afriansyah S.Pd., M.M.
Terkait hal tersebut, dalam sambutannya Kepala Madrasah M. Nasihin Haq menyampaikan, perjanjian kerja yang ditandatangani oleh para guru honorer dan pramubakti itu adalah ikatan kerja selama setahun dengan pihak madrasah. M. Nasihin Haq juga menambahkan, penandatanganan pakta integritas harus dibarengi dengan integritas yang tinggi guna terwujudnya sistem yang transparan dan akuntabel di MTsN1 Way Kanan.
“Berdasarkan kinerja di tahun sebelumnya yang cukup baik, maka kami pertimbangkan untuk mempertahankan kembali bapak dan ibu untuk menerima kontrak kerja baru. Penandatanganan pakta integritas ini harus disertai dengan integritas yang tinggi oleh para pegawai termasuk para tenaga kontrak. Sehingga dengan itu diharapkan akan terwujud institusi yang transparan dan akuntabel. Saya juga minta agar kinerja dan kontribusinya di madrasah ini bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Nasihin.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Urusan Tata Usah Afriansyah meminta kepada pegawai yang telah menandatangani perjanjian kerja, agar lebih meningkatkan kedisiplinan dalam waktu bekerja, serta menyesuaikan tupoksi pekerjaan masing-masing. Afriansyah berharap di tahun 2024, para GTT, PTT, Pramubakti, dan Satpam mampu mengemban amanah dan bisa saling bahu-membahu dengan ASN lainnya dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada di madrasah.
“Saya berharap para guru honorer dan pramubakti lebih meningkatkan disiplin dan etos kerjanya, terutama finger print waktu datang dan pulang, serta bisa bekerja sesuai tupoksi yang telah diatur dalam pembagian tugas. Semoga kedepannya kerja sama antara guru PNS dengan guru honorer dan pramubakti bisa lebih dipererat, sehingga tugas dan pekerjaan yang ada di madrasah akan terasa mudah untuk diselesaikan,” Afriansyah. (JM)