Lampung (Humas) — Dalam upaya memperkuat syiar Al-Qur’an di kalangan generasi muda, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Himpunan Qori Qoriah Mahasiswa (HIQMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto pada Kamis (15/5/2025).
Audiensi yang
berlangsung hangat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum HIQMA, M. Jihhad,
yang menyampaikan maksud kunjungan untuk menjalin silaturahmi sekaligus
memaparkan agenda besar HIQMA.
“UKM HIQMA UIN
Raden Intan Lampung berdiri pada 12 April 2000 dengan berbagai bidang kegiatan,
seperti Tahfidz, Tilawah, Kaligrafi, Syarhil, dan lain-lain,” ujar M. Jihhad.
Selain itu, M.
Jihhad menyampaikan rencana penyelenggaraan agenda HIQMA UIN Raden Intan
Lampung Bershalawat 1446 H/2025 M yang mengusung tema “Menciptakan Generasi
Qurani yang Berlandaskan Ahlu Sunnah Wal Jamaah Guna Menunjang Indonesia Emas
2045.” Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk syiar Islam yang menyejukkan
serta sarana memperkuat karakter Qurani di kalangan mahasiswa dan masyarakat
luas.
“Kami ingin
menghadirkan ruang spiritual yang positif, di mana mahasiswa dan masyarakat
dapat bersatu dalam cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan nilai-nilai Al-Qur’an,”
kata Jihhad dalam audiensi.
Agenda tersebut rencananya akan digelar pada November 2025 dengan menghadirkan sejumlah tokoh, seperti KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) sebagai penceramah, Muhammad Ulul Azmi Askandar Al-Abshor (Gus Azmi) sebagai pemimpin shalawat, dan Ustadz Syamsuri Firdaus sebagai qori.
“Kami berharap Kanwil Kemenag dapat memberikan dukungan dan memperkuat pesan-pesan keagamaan dalam acara ini. Semangat kami adalah membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia dan cinta tanah air,” tambahnya.
Menanggapi hal
tersebut, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, menyambut baik dan
memberikan dukungan penuh atas inisiatif HIQMA.
“Kami sangat
mendukung agenda HIQMA Bershalawat ini. Kegiatan ini bukan hanya sebagai syiar
Islam yang menyejukkan, tapi juga sebagai upaya membangun generasi Qurani yang
menjadi pilar utama menyongsong Indonesia Emas 2045. Terkait dukungan, kami
akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran di Kanwil Kemenag Provinsi
Lampung,” jelas Erwinto.
Ia menambahkan,
tema yang diangkat sangat relevan karena membangun generasi Qurani berlandaskan
nilai Ahlu Sunnah Wal Jamaah merupakan fondasi spiritual menuju Indonesia Emas
2045.
“Peran mahasiswa,
khususnya dalam organisasi keagamaan seperti HIQMA, sangat strategis dalam
mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama di tengah dinamika zaman,” kata
Erwinto.
Menurutnya,
generasi Qurani yang berlandaskan Ahlu Sunnah Wal Jamaah akan menjadi penopang
peradaban bangsa yang religius, damai, dan berkemajuan. Kementerian Agama siap
bersinergi dan memfasilitasi kegiatan positif semacam ini.
Di akhir pertemuan, Plt. Kakanwil berpesan agar HIQMA terus menjaga komitmen dalam menebar dakwah Qurani dengan pendekatan yang inklusif, adaptif, dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.(Anggithya/Aditya)