Way Kanan, MAN 1 (Humas). Dalam upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan dekat dengan alam, MAN 1 Way Kanan rutin melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di luar kelas, tepatnya di bawah rindangnya pepohonan di lingkungan madrasah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi alternatif pembelajaran yang menyegarkan, tetapi juga bagian dari strategi pembelajaran berbasis lingkungan yang telah lama dikembangkan oleh madrasah tersebut.
Kegiatan belajar di alam terbuka ini biasanya dilakukan untuk mata pelajaran yang bersifat diskusi atau reflektif, seperti Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Sejarah, Bimbingan Konseling dan lainya. Dengan latar suasana alam yang tenang dan udara segar, siswa tampak lebih fokus dan aktif dalam berdiskusi. Guru-guru menyebutkan bahwa pendekatan ini membantu meningkatkan konsentrasi dan keterlibatan siswa secara signifikan dibandingkan suasana kelas yang formal.
Menurut Kepala Madrasah, Ahmad Zazili, kegiatan ini juga menjadi media edukasi lingkungan hidup. “Kami ingin siswa tidak hanya belajar dari buku, tapi juga dari alam sekitar mereka. Ini sejalan dengan konsep green education dan pembelajaran kontekstual yang menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tetap memperhatikan aspek teknis seperti kenyamanan, keamanan, dan durasi belajar yang ideal.
Kegiatan KBM di luar kelas ini mendapat respons positif dari siswa. Banyak dari mereka merasa lebih rileks dan termotivasi saat belajar di alam terbuka. MAN 1 Way Kanan berencana menjadikan metode ini sebagai bagian dari inovasi pembelajaran rutin, sekaligus mendukung program Adiwiyata dan pengembangan karakter siswa yang cinta lingkungan, mandiri, dan kreatif. (Joe)
Editor : Fadilah