Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Buka Bahtsul Masail dan Silaturahmi MUI se-Kabupaten Kasubbag TU Kemenag Sampaikan Pesan Menteri Agama

Rabu, 13 November 2024 Humas Way Kanan
Buka Bahtsul Masail dan Silaturahmi MUI se-Kabupaten Kasubbag TU Kemenag Sampaikan Pesan Menteri Agama
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Way Kanan, Joko Susanto, menghadiri dan membuka langsung kegiatan Bahtsul Masail dan Silaturahmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan.

Kegiatan tersebut yang dilaksanakan di Gedung MUI pada Rabu (13/11/2024), dihadiri dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Way Kanan, KH. Eful Saefullah, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten dan kecamatan da yang hadir untuk  memperkuat sinergi dan peran MUI di masyarakat.

Dalam sambutannya, KH. Eful Saefullah menekankan pentingnya memperluas peran MUI hingga tingkat kampung untuk menjaga akidah umat Islam di tengah berbagai tantangan era modern.

Eful menyampaikan bahwa pembentukan MUI di tingkat kampung sangat penting sebagai langkah antisipatif dan pendeteksian dini terhadap aliran-aliran yang berpotensi menyimpang dari ajaran Islam. Selain itu, MUI tingkat kampung diharapkan bisa menjadi jembatan yang lebih dekat antara ulama dan masyarakat, sehingga umat lebih mudah mendapatkan bimbingan dan konsultasi terkait isu-isu keagamaan.

"Keberadaan MUI hingga tingkat kampung ini menjadi penting agar peran kita dalam menjaga akidah umat Islam dapat lebih maksimal. Dengan begitu, MUI bisa langsung menyentuh masyarakat di level akar rumput dan memberikan pemahaman yang benar mengenai ajaran Islam," ujar KH. Eful Saefullah dalam sambutannya.

Selain itu, Joko Susanto dalam arahannya juga menekankan peran strategis MUI sebagai penyatu umat, yang selaras dengan arahan Menteri Agama saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama RI. Menurutnya, MUI saat ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dalam menjaga ketertiban, keharmonisan, serta keberagaman di tengah masyarakat.

"Peran MUI sebagai 'cooling system' di tengah masyarakat sangat dibutuhkan saat ini. Di tengah banyaknya keberagaman , MUI diharapkan mampu berperan sebagai penyejuk yang meneduhkan umat, menjadi konsultan, serta pelayan yang membantu menyelesaikan persoalan keagamaan dengan bijak dan solutif," ungkap Joko Susanto.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus MUI Kabupaten dan Kecamatan yang hadir, karena menunjukkan semangat dan kepedulian terhadap kemajuan umat dan bangsa.

Dengan dibukanya kegiatan Bahtsul Masail dan Silaturahmi MUI ini, diharapkan pengurus MUI di tingkat kabupaten maupun kecamatan dapat terus meningkatkan kapasitasnya dalam memberikan pelayanan kepada umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama. (Fit/Hand)