Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Buka Seminar Nasional, Kakanwil Kemenag Lampung Bedah Tiga Konsep Menjadi Guru Hebat

Jumat, 18 September 2026 Okta Editor: Okta
Buka Seminar Nasional, Kakanwil Kemenag Lampung Bedah Tiga Konsep Menjadi Guru Hebat
Okta
Okta
Foto: Kevin

Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertajuk “How to Be a Great Teacher” di Aula E, Universitas Muhammadiyah Metro, Jumat (18/09/2026).

Acara yang mengusung tema “Pengajar belum tentu mengajar, tetapi mampu menginspirasi” ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Teacher Preneur Nusantara dan dihadiri oleh seluruh Guru Madrasah se-Kota Metro.

Dalam materinya, Zulkarnain menekankan bahwa profesi guru merupakan tugas mulia yang mendidik dan membentuk karakter serta akhlak murid. Ia memaparkan tiga konsep penting (deep learning) yang harus dipahami oleh para guru agar bisa menjadi pendidik yang dicintai dan memberikan dampak positif bagi siswa.

“Yang pertama adalah Mindful Learning (Pembelajaran Penuh Kesadaran). Guru harus mampu menumbuhkan perasaan pada siswa bahwa belajar adalah sebuah kebutuhan (need), bukan sekadar kewajiban untuk mencari nilai,” katanya.


Selanjutnya adalah Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna). Guru harus dapat menanamkan filosofi di setiap mata pelajaran, sehingga siswa memahami mengapa materi tersebut penting dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan nyata.

“Kemudian Joyful Learning (Pembelajaran yang Menyenangkan). Yakni proses mengajar harus dilakukan dengan cara yang menggembirakan dan menyenangkan, sehingga siswa tidak merasa terbebani,” ujarnya.

“Kita tidak perlu fokus pada hasil atau berpikir keras agar anak itu langsung cerdas. Tugas kita adalah menyampaikan ilmu yang kita miliki dengan metode pengajaran yang tepat. Ketentuan dan takdir akhir adalah urusan Allah,” ungkap Kakanwil Kemenag Lampung di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, dipaparkan pula lima karakter utama yang wajib dimiliki oleh seorang Great Teacher, yaitu hadir sepenuhnya, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, empatik, serta memberdayakan.

“Guru juga harus bisa membangun koneksi dan kepercayaan terlebih dahulu sebelum melakukan koreksi terhadap tindakan murid,” paparnya.