Lampung Utara (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Lampung Utara menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diselenggarakan oleh Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN 2 Lampung Utara ini dibuka langsung oleh Kolonel Kes M. Choirul Anwar, S.Pd., pada [hari/tanggal].
Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber dari tim Mabes TNI AD, yaitu Mayor Ckm Era Safroni, yang memberikan materi mengenai pentingnya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Dalam pemaparannya, Mayor Ckm Era Safroni menyampaikan dampak buruk kebakaran hutan dan lahan terhadap lingkungan, kesehatan, serta ancaman sanksi pidana bagi pelaku pembakaran lahan.
Kegiatan sosialisasi ini turut didampingi langsung oleh Kapten Inf Ali Sutanto dari Kodim 0412 Lampung Utara. Kapten Inf Ali Sutanto sebelumnya telah aktif dalam berbagai program pembinaan lingkungan hidup di wilayah Lampung Utara, termasuk penanaman pohon dan sosialisasi pentingnya menjaga kelestarian alam . Kehadirannya dalam kegiatan ini memperkuat sinergi antara TNI dan institusi pendidikan dalam upaya menjaga lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Sungkai Utara, Kapten Inf Usman, yang juga merupakan Komandan Koramil 412-06/Sungkai Utara . Kapten Inf Usman dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di wilayah Sungkai Utara, termasuk pelantikan kepala desa dan pengecekan wilayah . Kehadirannya menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program pembinaan lingkungan hidup di tingkat kecamatan.
Kepala MAN 2 Lampung Utara, Sepputri Yani, menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Sebagai kepala madrasah yang telah dilantik secara resmi , Sepputri Yani berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan wawasan dan kesadaran siswa terhadap isu-isu kebencanaan dan lingkungan hidup .
Kegiatan sosialisasi Karhutla ini merupakan wujud nyata kerjasama antara TNI AD dan dunia pendidikan di Lampung Utara dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian alam. (Humas)