Lampung Tengah, MTsN 2 (Humas) - Setelah beberapa hari melaksanakan pembelajaran secara daring akibat paparan debu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, MTsN 2 Lampung Tengah kembali mengawali pembelajaran tatap muka pada Senin, 14 September 2026. Kembalinya aktivitas pembelajaran secara langsung ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman madrasah yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan.
Upacara bendera tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar MTsN 2 Lampung Tengah setelah sebelumnya kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara akibat debu vulkanik. Dengan kembalinya pembelajaran tatap muka, seluruh warga madrasah kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara langsung dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan.
Dalam pelaksanaan upacara, murid kelas 9.6 dipercaya menjadi petugas upacara. Mereka menjalankan tugas mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pemimpin upacara, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga rangkaian kegiatan lainnya dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
Bertindak sebagai pembina upacara, Siti Jariyah, S.Pd. memberikan amanat kepada seluruh peserta upacara. Dalam pesannya, ia mengingatkan murid agar menjadikan momentum kembalinya pembelajaran tatap muka sebagai kesempatan untuk kembali membangun semangat belajar, disiplin, dan menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang masih perlu diwaspadai.
> “Kita patut bersyukur hari ini dapat kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka. Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, kembali semangat belajar, disiplin mengikuti aturan madrasah, serta tetap menjaga kesehatan,” ujar Siti Jariyah dalam amanatnya.
Lebih lanjut, Siti Jariyah mengajak seluruh murid untuk tidak terlena setelah kembali ke lingkungan madrasah. Menurutnya, kedisiplinan dan kepedulian terhadap kondisi sekitar harus tetap menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Murid juga diharapkan mampu mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh setelah sebelumnya menjalani proses belajar secara daring.
Kepala MTsN 2 Lampung Tengah, Harso Leksono, S.Pd.I., bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan turut memastikan kegiatan awal pembelajaran tatap muka berlangsung tertib. Kegiatan upacara sekaligus menjadi sarana untuk membangun kembali kebersamaan dan kesiapan seluruh warga madrasah dalam menjalankan kegiatan pendidikan setelah adanya penyesuaian pembelajaran akibat kondisi udara.
Dengan berakhirnya masa pembelajaran daring dan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka, MTsN 2 Lampung Tengah berharap seluruh murid dapat kembali fokus mengejar prestasi dan mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat. Upacara bendera pada Senin pagi itu pun menjadi simbol kembalinya denyut aktivitas madrasah, sekaligus pengingat bahwa keselamatan, kesehatan, kedisiplinan, dan semangat belajar harus berjalan beriringan.