Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Dari Simulasi ke Kesiapan Nyata: Pembelajaran dari Gladi Resik Hari Kedua TKA di MAN 1 Way Kanan Tahun 2025

Kamis, 30 Oktober 2025 MAN 1 Way Kanan
Dari Simulasi ke Kesiapan Nyata: Pembelajaran dari Gladi Resik Hari Kedua TKA di MAN 1 Way Kanan Tahun 2025
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). MAN 1 Way Kanan melaksanakan hari kedua gladi resik TKA sebagai bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan ujian utama. Kegiatan ini dipicu oleh kebutuhan untuk memastikan bahwa semua aspek teknis, operasional, dan kesiapan peserta telah diuji coba secara menyeluruh. Menurut laporan resmi, gladi resik ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan jaringan, perangkat komputer, alur registrasi dan kehadiran, serta kesiapan siswa dalam mengikuti ujian berbasis komputer. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menetapkan bahwa simulasi dan uji coba harus dilakukan sebelum ujian utama agar gangguan teknis dapat diminimalkan. 

Dari perspektif pendidikan dan evaluasi, pelaksanaan simulasi seperti gladi resik memiliki manfaat signifikan dalam meningkatkan kesiapan peserta dan sistem. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa metode «drill and practice» dapat meningkatkan kesiapan belajar dan performa peserta sebelum aktivitas utama. Meskipun konteksnya pembelajaran, analoginya dapat diterapkan pada simulasi ujian: latihan (gladi) memungkinkan peserta dan penyelenggara mengidentifikasi kelemahan, meningkatkan adaptasi terhadap kondisi riil, dan mengurangi kecemasan teknis. Dalam MAN 1 Way Kanan, hal-hal seperti alokasi waktu, tata tertib kehadiran, serta pemecahan masalah perangkat lunak diuji kembali dan dievaluasi agar ujian utama dapat berjalan lancar.

Selama hari kedua pelaksanaan, guru dan panitia madrasah melaporkan beberapa perbaikan (misalnya stabilitas jaringan dan instruksi kehadiran) dibanding hari pertama, namun juga menemukan beberapa hambatan baru—antara lain kecepatan login peserta dan koordinasi antar ruang ujian. Berdasarkan literatur, simulasi seperti ini memungkinkan «trial run» yang secara empiris terbukti meningkatkan performa sistem ketika dilaksanakan secara penuh: misalnya, penelitian di bidang olahraga dan pembelajaran menunjukkan bahwa latihan berulang (repetition drill) memberikan peningkatan nyata dalam performa. Dengan demikian, langkah-gladi resik hari ke-2 tidak hanya bersifat administratif atau teknis, tetapi juga pedagogis dan sistemik: membantu seluruh stakeholder (panitia, siswa, guru) melakukan adaptasi praktis terhadap kondisi ujian.

Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyampaikan bahwa pelaksanaan gladi resik Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh sistem dan peserta benar-benar siap menghadapi ujian utama. “Kami berkomitmen agar pelaksanaan TKA di MAN 1 Way Kanan berjalan lancar, tertib, dan bebas dari kendala teknis. Gladi resik ini bukan sekadar uji coba, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran bagi siswa dan panitia untuk memahami alur ujian berbasis komputer secara menyeluruh. Dengan evaluasi yang kami lakukan setiap hari, kami optimis MAN 1 Way Kanan dapat menjadi model pelaksanaan ujian berbasis digital yang efektif, transparan, dan berintegritas,” ujarnya saat diwawancarai di sela kegiatan. (Joe)


Editor: Fadilah