Lampung, Humas Kemenag — Di tengah semangat kerukunan yang merajut keberagaman agama dan budaya di Perkemahan Penyuluh Agama Lintas Agama Provinsi Lampung di Wira Garden, Jumat (12/9/2025), lima pelaku UMKM lokal mendapat kejutan yang membesarkan hati: mendapatkan tambahan bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta dari Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie.
Mereka bukan pelaku usaha besar, melainkan wajah sejati ekonomi rakyat — pelaku UMKM yang bergerak dari rumah, dari dapur, dari bengkel kecil, dari ladang harapan yang mereka rawat dengan tangan sendiri.
Lima nama itu adalah Dewi Masitoh, penjahit dari Way Lima yang menjahit setiap hari demi membiayai sekolah anaknya; Fitria, pengrajin sulam tapis yang merawat warisan budaya Lampung lewat sulaman tangan; Rina, pengusaha kue dan katering rumahan yang tetap berdiri meski banyak rintangan usahanya; M. Irfan Nudin, produsen kemplang yang memasok ke warung-warung kecil di desa; dan Ahsin Rosyadi, peternak yang memilih fokus pada susu kambing Etawa sebagai peluang usaha sehat dan halal.
Kelima penerima ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA, program Kementerian Agama melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf sebesar masing - masing 5 juta.
Tahun ini di Lampung, program ini menyasar dua titik, yakni KUA Natar (Kabupaten Lampung Selatan) dan KUA Way Lima (Kabupaten Pesawaran), berkolaborasi dengan LAZ Rumah Zakat Indonesia dan Baznas RI.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Menteri Agama, Ketua Kadin Anindya Bakri, Anggota DPRI M . Khadafi, Plt. Kakanwil Provinsi Lampung Erwinto disaksikan seluruh tamu undangan dan 1.050 penyuluh lintas agama, ini menjadi panggung bagi semangat persatuan, sekaligus komitmen ekonomi berbasis komunitas. Di tengah pakaian adat dan simbol keagamaan yang dikenakan para peserta, tersirat pesan kuat: kita bisa berbeda keyakinan, tapi punya tujuan yang sama — kesejahteraan dan harmoni.
Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum Kadin Indonesia dalam kegiatan kemah kerukunan dan bantuan modal terhadap pelaku usaha mikro di daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Anindya Bakrie selaku Ketua Umum Kadin Indonesia yang telah hadir secara langsung dan menyalurkan bantuan bagi para pelaku UMKM di Provinsi Lampung. Ini bukan hanya bantuan ekonomi, tetapi juga bentuk dukungan yang sangat berarti bagi masyarakat dan simbol kolaborasi antara dunia usaha dan pemberdayaan umat,” ujar Erwinto.
Ia menambahkan bahwa sinergi semacam ini diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis keagamaan dan kebersamaan. (Humas).