Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Langit masih diselimuti mendung
pekat ketika langkah kaki para siswa kelas IX MTsN 2 Way Kanan Kampus 2 mulai
berdatangan ke madrasah pada Senin pagi, 21 April 2025. Hujan yang mengguyur
sejak malam belum sepenuhnya reda, menyisakan rintik gerimis yang membasahi
halaman madrasah. Berpayung jaket atau hanya dengan langkah cepat menghindari
tetesan hujan, para siswa memasuki lingkungan madrasah dengan penuh kesiapan.
Meski cuaca tidak bersahabat, semangat mereka tetap tinggi untuk mengikuti hari
pertama pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2024/2025, sebagai penanda akhir perjalanan
mereka selama tiga tahun belajar di tingkat tsanawiyah.
Karena kondisi cuaca, pembukaan UM yang semula direncanakan
di halaman sekolah dialihkan ke teras madrasah. Meskipun berlangsung sederhana,
acara tetap berjalan khidmat. Kepala madrasah diwakili oleh Maimuri selaku
Ketua Pelaksana Ujian Madrasah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya
kejujuran dan kedisiplinan. “Kejujuran bukan hanya penting saat ujian, tapi
juga dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap anak-anak mengikuti semua
peraturan agar pelaksanaan ujian ini berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.
Selain menyampaikan sambutan, Ketua Pelaksana juga
menjelaskan secara rinci tata tertib selama pelaksanaan ujian. Ia menegaskan
pentingnya hadir tepat waktu, larangan keras terhadap tindakan mencontek, tidak
diperkenankannya bermain game atau membuka aplikasi lain di perangkat saat
ujian berlangsung, serta kewajiban mengenakan pakaian yang rapi dan menjaga
ketertiban selama berada di ruang ujian.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin
oleh Nurul Huda. Doa yang dilantunkan menjadi pelepas kecemasan dan penguat
semangat, memohon agar pelaksanaan ujian berjalan lancar, serta para siswa
diberi kemudahan dan keberkahan dalam menjawab soal.
Usai kegiatan pembukaan, para siswa diarahkan menuju ruang
kelas untuk mengikuti ujian. Sistem ujian yang diterapkan adalah metode
berbasis komputer (CBT), di mana peserta menggunakan perangkat gawai (HP)
masing-masing untuk mengakses soal ujian. Panitia telah menyesuaikan jaringan
internet dan teknis pelaksanaan agar proses berjalan tertib dan efisien.
UM merupakan salah satu bentuk evaluasi untuk mengukur
pencapaian kompetensi peserta didik selama menempuh pendidikan di madrasah
tsanawiyah. Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 21 hingga
26 April 2025. Bagi para siswa, UM adalah momen penting untuk menunjukkan hasil
belajar mereka secara jujur dan bertanggung jawab.
Di tengah rintik hujan yang masih membasahi halaman madrasah, suasana ujian hari pertama berlangsung dengan tenang dan penuh harapan. Meski sederhana, momen ini menjadi awal dari perjuangan terakhir mereka di jenjang MTs. Satu langkah lagi menuju masa depan yang lebih cerah. (AI/Mela Basyar)