Lampung, Kemenag (Humas)-- Dr. H. Puji Raharjo, S.Ag, S.S.,M.Hum, selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Lampung membuka secara langsung Rapat Kerja Pokja Majelis Taklim Provinsi Lampung Tahun 2024, sesuai Pasal 2 Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim, ternyata begitu penting perannya karena menyentuh lapisan masyarakat yang paling bawah melalui Media Sosial.
“Majelis Taklim harus ada inovasi dari kita sekalian bagaimana konten-konten keagamaan kita itu bisa ada di media sosial, baik mengunggah kutipan atau rekaman dari penceramahnya atau momen yang lain karena itu sudah bagian dari dakwah, media sosial penting banget bagaimana agar bisa menjangkau lebih jauh dan lebih luas, umat yang kita layani melalui Majelis Taklim dengan cara-cara biasa pengaruhnya tidak luar biasa, kita harus punya terobosan baru cara baru dengan cara yang luar biasa. Bagaimana kita bisa menjangkau jamaah kita yang tidak bisa datang ke majelis taklim, menurut saya penting karena kita bisa menjangkau jamaah yang tidak bisa datang ke majelis taklim tetapi pesan dari Majelis Taklim itu bisa sampai apa jawabannya penggunaan media sosial,” Jelas Kakanwil saat membuka Raker Pokja Majelis Taklim hari ini, di Aula Pepadun Jum'at (22/03/24).
“PMA Nomor 29 tahun 2019 adalah sebuah ruang yang luar biasa oleh karena itu saya mengajak kita semua para pengurus dari Pokja dapat merumuskan bagaimana program-program yang akan dibuat dalam rangka penguatan pemahaman keagamaan dengan tetap menjaga keutuhan NKRI, karena Majelis Taklim ini sebagai perekat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Papar Puji
Peran Majelis Taklim ini memang sangat penting karena menyentuh lapisan masyarakat yang paling bawah dan yang lebih penting dari itu adalah bagaimana menjadikan Majelis Taklim itu sebagai wahana sarana untuk peningkatan pemahaman penghayatan dan pengalaman pengamalan ajaran islam
“Dalam penyelenggaraannya Majelis Taklim sangat penting, harus bergandengan tangan dengan organisasi politik, organisasi sosial dan lembaga-lembaga agar luas spektrumnya, pentingnya kelompok kerja ini sebagai titik temu diantara semua lembaga-lembaga dari semua majelis-majelis taklim yang ada untuk berkolaborasi, bekerja sama antar majelis taklim, terus melakukan pembinaan remaja, bagaimana Majelis Taklim ini mendorong kesadaran kita semua warga kita semua umat kita semua untuk bisa sadar tentang itu oleh karena itu kolaborasi dengan berbagai pihak,” Pungkas Kakanwil
Yang sebelumnya H. Erwinto selaku ketua panitia yang sekaligus menjabat sebagai Kabid PENAIS menyampaikan, Raker Pokja Majelis Taklim ini adalah pertama kali digelar sejak dilantik beberapa waktu yang lalu, dan di Provinsi Lampung ada 2829 Majelis Taklim yang sudah terdaftar, bagi yang belum terdaftar disilahkan untuk menghubungi Kantor Urusan Agama (KUA) untuk meminta surat rekomendasi dan nantinya Kemenag Kab/Kota yang akan mengeluarkan surat izinnya, melalui Kasi Bimas Islam, karena syarat untuk mendapatkan bantuan itu harus sudah ada izin”, Terang Erwinto. (Humas)