Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kakanwil Kemenag Lampung Bersama Staf Ahli Pemprov Lepas Armada Kemanusiaan LAZ Darul Fattah Peduli

Senin, 22 Desember 2025 Anggithya
Kakanwil Kemenag Lampung Bersama Staf Ahli Pemprov Lepas Armada Kemanusiaan LAZ Darul Fattah Peduli
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung (Kakanwil Kemenag Lampung) Zulkarnain bersama Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ahmad Saefullah melepas Armada Kemanusiaan LAZ Darul Fattah Peduli, Senin (22/12/2025), di Asrama Islamic Center, Bandar Lampung.

Pelepasan armada kemanusiaan ini merupakan bagian dari upaya solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Armada bantuan diberangkatkan untuk menyalurkan logistik dan bantuan kemanusiaan bagi para korban yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa membantu korban bencana adalah bagian dari amanah keimanan yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar seruan.

“Keimanan tidak cukup diucapkan, tetapi harus diterjemahkan dalam aksi nyata. Membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana adalah tanggung jawab moral dan amanah keimanan,” ujar Zulkarnain.

Ia menambahkan, setiap harta yang dimiliki umat mengandung hak orang lain, terutama mereka yang sedang berada dalam kondisi darurat. Oleh karena itu, kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Zulkarnain juga mengapresiasi konsistensi LAZ Darul Fattah Peduli dalam menggerakkan aksi-aksi kemanusiaan. Menurutnya, peran lembaga filantropi sangat strategis dalam menjembatani kepedulian masyarakat dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ahmad Saefullah, saat membacakan sambutan Gubernur Lampung, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam penanganan bencana.

“Aksi kemanusiaan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi jati diri bangsa. Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh setiap upaya kemanusiaan yang dilakukan secara transparan dan berkelanjutan,” kata Ahmad Saefullah.

Ia berharap, armada kemanusiaan yang dilepas dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak serta menjadi penguat semangat kebersamaan di tengah situasi sulit.


Dalam laporannya, Direktur Utama LAZ Darul Fattah Peduli, Zulpan Hadi, menyampaikan rincian kesiapan logistik dan program yang akan dijalankan di lokasi bencana. Berdasarkan data rekapitulasi, misi kemanusiaan ini didukung oleh total donasi yang terhimpun sebesar Rp111.593.954.

Tim Armada Kemanusiaan membawa berbagai kebutuhan pokok dan darurat dengan total lebih dari 150 item barang. Beberapa rincian bantuan utama meliputi bahan Pangan: Beras (500 kg), 100 galon air mineral, ratusan dus mie instan, susu formula, serta berbagai bumbu dapur untuk operasional dapur umum, kesehatan dan Higienitas sebanyak 203 paket Hygiene Kit, berbagai jenis obat-obatan (11 kardus), masker, serta alat medis dasar, Sandang dan Perlengkapan Bayi sebanyak Puluhan karung pakaian dewasa dan anak, kasur bayi, hingga popok bayi (45 karung dan 12 dus), peralatan Darurat: 10 unit kompor gas, tabung gas 3 kg, tenda kotak, sleeping bag, genset/terminal listrik, hingga peralatan kebersihan seperti sapu dan serokan air.

Zulpan Hadi menjelaskan bahwa tim di lapangan tidak hanya menyalurkan barang, tetapi juga menjalankan enam program utama yaitu program Air Bersih, penyaluran Hygiene Kit, posko hangat, program Dapur Umum, happy Kit (untuk anak-anak), charity Departemen Store.

"Keberhasilan penghimpunan dan penyaluran ini merupakan hasil kolaborasi LAZ Darul Fattah Peduli dengan berbagai pihak, di antaranya Gemilang Indonesia, Humanitarian Expedition, LAZDAI Provinsi Lampung, Dompet Dhuafa, dan Bahrain.

Donasi yang terkumpul berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kontribusi dari siswa SMPQ dan SMAQ (Rp22,9 juta), SDQ Darul Fattah (Rp6,7 juta), penggalangan dana BKM, serta berbagai majelis taklim dan unit kegiatan mahasiswa.(Anggithya/Aziz/Kevin)