Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kanwil Kemenag Lampung Gelar Ngopi Kerukunan “Semai Toleransi dan Rawat Harmoni”

Rabu, 12 November 2025 Fadilah
Kanwil Kemenag Lampung Gelar Ngopi Kerukunan “Semai Toleransi dan Rawat Harmoni”
Fadilah
Fadilah

Lampung, Kemenag (Humas)-- Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Tim Kerukunan Umat Beragama menggelar kegiatan Ngopi Kerukunan di Aula Saibatin, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini dibuka Kepala Bagian Tata Usaha, Marwansyah.

Dalam sambutannya, Marwansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh serta pegiat kerukunan lintas agama yang hadir. Ia menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh dan pegiat kerukunan lintas agama. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat di Provinsi Lampung, serta semakin memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan di antara kita,” ujar Marwansyah.

Sebagai penutup, Marwansyah menegaskan komitmen Kanwil Kemenag Provinsi Lampung untuk terus memperkuat program Moderasi Beragama, dengan menjadikan kegiatan semacam ini sebagai sarana mempererat silaturahmi lintas iman dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Moderasi beragama adalah kunci bagi terwujudnya masyarakat yang damai dan saling menghormati. Kami akan terus mendorong kegiatan yang mengedepankan dialog, toleransi, dan kolaborasi antarumat beragama,” pungkasnya.

Kegiatan Ngopi Kerukunan kali ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Bahruddin, dan Pemimpin Redaksi Lampung Post, Iskandar.

Dalam paparannya, Bahruddin menekankan bahwa kerukunan umat beragama di Lampung selama ini terjaga berkat komunikasi dan kerja sama yang baik antar-tokoh agama serta dukungan pemerintah daerah.


"Kerukunan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari kerja sama, saling menghormati, dan keterbukaan antarumat beragama. Forum seperti ini menjadi penting untuk memperkuat kepercayaan dan mempererat hubungan antarwarga,” kata Bahruddin.

Sementara itu, Iskandar menyoroti Konten Damai: "Merawat Harmoni di Sai Bumi Ruwa Jurai" Provinsi Lampung dikenal sebagai miniatur Indonesia.

Iskandar, Jenderal Manager Lampung Pos, menyampaikan peran media massa dalam membangun narasi positif terkait toleransi dan keberagaman di masyarakat. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan informasi dan menampilkan contoh-contoh praktik baik dalam kehidupan beragama.

"Media harus menjadi jembatan, bukan jurang. Dalam konteks kerukunan, kami berupaya menampilkan wajah Lampung yang damai, inklusif, dan saling menghargai,” tutup Iskandar. (Humas)