Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2024, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Way Kanan menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman kantor pada Senin (11/11/2024). Upacara ini mengusung tema "Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu", yang memiliki pesan mendalam tentang pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan dan menguatkan rasa cinta tanah air di tengah berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ali Sholihin, Kasi
PHU Kemenag Way Kanan, yang membacakan amanat Menteri Sosial Republik
Indonesia, Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa tema tersebut mengandung dua
pesan utama. Pertama, "Teladani Pahlawanmu", yang mengajak setiap
individu untuk meneladani semangat dan perjuangan para pahlawan dalam setiap
langkah, pemikiran, dan tindakan. Kedua, "Cintai Negerimu", yang
mengingatkan setiap warga negara untuk berkontribusi nyata dalam memajukan
bangsa, menjaga persatuan, serta mempererat solidaritas sosial, khususnya di
tengah tantangan global yang semakin besar.
Menurut Ali Sholihin, mencintai tanah air bukan hanya sekadar ucapan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menguatkan kesetiakawanan sosial, persatuan, dan nilai-nilai persaudaraan antar sesama anak bangsa. "Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian ini, kita diingatkan untuk terus memperkuat rasa cinta terhadap negeri dan sesama, dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.
Hari Pahlawan yang
diperingati setiap tanggal 10 November, memiliki makna yang mendalam sebagai
bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjuang demi
kemerdekaan. Peringatan ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif
bangsa agar senantiasa menjaga dan mengembangkan semangat serta nilai-nilai
luhur yang diwariskan oleh para pahlawan.
"Kita diingatkan bahwa
perjuangan para pahlawan tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga dalam
menghadapi berbagai tantangan zaman. Perjuangan kita hari ini adalah
melanjutkan pembangunan bangsa, mengatasi permasalahan sosial, serta menghadapi
tantangan global yang semakin besar," lanjut Ali Sholihin, mengutip amanat
Menteri Sosial.
Menteri Sosial Saifullah
Yusuf dalam amanatnya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meneladani
pengorbanan para pahlawan dengan berkontribusi positif di berbagai bidang
kehidupan. "Setiap individu, tanpa terkecuali, dapat menjadi pahlawan masa
kini melalui tindakan nyata yang berdampak bagi kemajuan bangsa dan
kesejahteraan masyarakat," ujar Menteri Sosial.
Kasi PHU menambahkan bahwa
peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat persatuan
dan inovasi dalam menghadapi tantangan masa depan. "Mari kita warisi dan
amalkan nilai-nilai kepahlawanan dalam setiap langkah hidup kita demi kemajuan
bangsa," tandasnya.
Upacara tersebut juga diisi
dengan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pembacaan pesan-pesan Pahlawan
oleh Bambang Gunawan, pembacaan doa oleh Marhadi, pembacaan UUD oleh Jono
Apriwan, dan komando upacara yang dipimpin oleh Fahri Khusaini dengan penuh
semangat. (Fit/Hand)