Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Kepala MTsN 1 Tanggamus: Sholat Berjamaah Ajarkan Kebersamaan, Kepemimpinan, dan Kedamaian

Jumat, 02 Agustus 2024 MTsN 1 Tanggamus
Kepala MTsN 1 Tanggamus: Sholat Berjamaah Ajarkan Kebersamaan, Kepemimpinan, dan Kedamaian
MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus

Tanggamus, MTsN 1 (Humas) — MTsN 1 Tanggamus mengedepankan pembiasaan sholat dzuhur dan ashar berjamaah sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Kepala MTsN 1 Tanggamus, Ramdani, menyoroti tiga pelajaran penting yang dapat diambil dari sholat berjamaah, yang dinilai relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Jum’at (2/8).

Dalam keterangannya, Ramdani menjelaskan bahwa sholat berjamaah mengajarkan tiga nilai utama. Pertama, kebersamaan, solidaritas, dan kesetaraan. "Setiap sholat berjamaah mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga persatuan dan mencari titik temu," kata Ramdani. Menurutnya, seruan imam untuk merapatkan dan meluruskan barisan sebelum sholat dimulai merupakan simbolisasi dari upaya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan. "Dalam sholat, arah kita adalah kiblat, sedangkan dalam bermasyarakat, arah kita adalah cita-cita bersama," tambahnya.

Pelajaran kedua yang disoroti adalah kepemimpinan. Dalam sholat berjamaah, terdapat peran imam dan makmum, di mana makmum wajib mengikuti komando imam. "Ini mengajarkan pentingnya kepemimpinan yang baik dan kepatuhan kepada pemimpin yang bijak dalam kehidupan sehari-hari," jelas Ramdani.

Pelajaran ketiga adalah kedamaian. Suasana tenang dan khusyuk yang harus dijaga dari awal hingga akhir sholat menggambarkan pentingnya menjaga ketenangan dalam setiap tindakan. Konsep tuma’ninah, yaitu berhenti sejenak dengan tenang, diterapkan untuk memastikan suasana damai sepanjang sholat. "Sholat ditutup dengan salam, yang menyimbolkan kedamaian, harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari," ungkap Ramdani.

MTsN 1 Tanggamus berharap, dengan menerapkan nilai-nilai ini, siswa dapat mengintegrasikannya dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik di lingkungan madrasah maupun dalam interaksi sosial mereka di masyarakat. (In/ Mela Basyar)