Tanggamus, MTsN 1 (Humas) — MTsN 1
Tanggamus mengedepankan pembiasaan sholat dzuhur dan ashar berjamaah sebagai
bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Kepala MTsN 1 Tanggamus, Ramdani,
menyoroti tiga pelajaran penting yang dapat diambil dari sholat berjamaah, yang
dinilai relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Jum’at (2/8).
Dalam keterangannya, Ramdani
menjelaskan bahwa sholat berjamaah mengajarkan tiga nilai utama. Pertama,
kebersamaan, solidaritas, dan kesetaraan. "Setiap sholat berjamaah
mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga persatuan dan mencari titik
temu," kata Ramdani. Menurutnya, seruan imam untuk merapatkan dan
meluruskan barisan sebelum sholat dimulai merupakan simbolisasi dari upaya
menjaga persatuan dan menghindari perpecahan. "Dalam sholat, arah kita
adalah kiblat, sedangkan dalam bermasyarakat, arah kita adalah cita-cita
bersama," tambahnya.
Pelajaran kedua yang disoroti
adalah kepemimpinan. Dalam sholat berjamaah, terdapat peran imam dan makmum, di
mana makmum wajib mengikuti komando imam. "Ini mengajarkan pentingnya
kepemimpinan yang baik dan kepatuhan kepada pemimpin yang bijak dalam kehidupan
sehari-hari," jelas Ramdani.
Pelajaran ketiga adalah kedamaian.
Suasana tenang dan khusyuk yang harus dijaga dari awal hingga akhir sholat
menggambarkan pentingnya menjaga ketenangan dalam setiap tindakan. Konsep
tuma’ninah, yaitu berhenti sejenak dengan tenang, diterapkan untuk memastikan
suasana damai sepanjang sholat. "Sholat ditutup dengan salam, yang
menyimbolkan kedamaian, harus menjadi bagian dari kehidupan kita
sehari-hari," ungkap Ramdani.
MTsN 1 Tanggamus berharap, dengan
menerapkan nilai-nilai ini, siswa dapat mengintegrasikannya dalam kehidupan
sehari-hari mereka, baik di lingkungan madrasah maupun dalam interaksi sosial
mereka di masyarakat. (In/ Mela Basyar)