Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Dalam upaya memperkuat materi bimbingan pranikah, Kantor Urusan Agama (KUA) Buay Bahuga memperkenalkan Gerakan Tepuk Sakinah kepada para calon pengantin. Metode edukatif ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keharmonisan, cinta, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Kegiatan berlangsung pada Senin (08/12/2025).
Gerakan Tepuk Sakinah dipandu langsung oleh
penyuluh agama dan dilakukan secara serempak oleh peserta. Setiap gerakan dan
tepukan mengandung makna penting terkait tiga pilar utama keluarga sakinah,
yakni sakinah (ketenangan), mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih sayang).
Pendekatan ini dibuat agar pesan moral bimbingan pranikah lebih mudah diingat
dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama KUA Buay Bahuga, M. Malik,
menegaskan bahwa metode ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan pengingat
terhadap nilai dasar keluarga muslim. “Tepuk Sakinah mengajarkan bahwa
ketenangan, cinta, dan kasih sayang harus dihadirkan setiap hari dalam rumah
tangga. Semakin sering diingat, semakin mudah diamalkan,” jelasnya.
Para calon pengantin terlihat antusias
mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menilai Tepuk Sakinah sebagai metode yang
menyenangkan sekaligus memberi pemahaman baru mengenai pentingnya membangun
rumah tangga yang harmonis dan penuh kasih.
Melalui kegiatan ini, KUA Buay Bahuga berharap para calon pengantin memperoleh pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai keluarga sakinah. Program ini diharapkan membekali mereka untuk membangun rumah tangga yang saling menghargai, penuh cinta, dan selaras dengan tuntunan agama. (Taufik/Afril/Fitria)
Editor: Fadilah