Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Rakor APSI di MAN 1 Way Kanan: Kolaborasi Strategis Pengawas Pendidikan Menuju Pengawasan yang Inovatif dan Adaptif

Kamis, 17 April 2025 MAN 1 Way Kanan
Rakor APSI di MAN 1 Way Kanan: Kolaborasi Strategis Pengawas Pendidikan Menuju Pengawasan yang Inovatif dan Adaptif
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). Lima pengawas dari Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, yakni Bambang Gunawan, Winarno, Marhadi, M. Abrori, dan Dwi Sugianik, turut berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Way Kanan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat MAN 1 Way Kanan, yang bertindak sebagai tuan rumah, dan dihadiri oleh unsur pengawas dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk Pengawas Madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Pengawas Pendidikan Dasar (Dikdas), dan Pengawas Dasar dan Menengah (Dasmen).

Rakor APSI ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-pengawas dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di satuan pendidikan masing-masing. Agenda diskusi meliputi strategi supervisi pembelajaran yang efektif, penguatan kompetensi guru, hingga pelaksanaan kurikulum yang relevan dan adaptif. Kehadiran para pengawas dari Kemenag Way Kanan menjadi bagian penting dalam memperkaya perspektif dan arah kebijakan pengawasan di tingkat lokal.


Dalam forum tersebut, para pengawas Kemenag — khususnya Bambang Gunawan dan rekan-rekannya — menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dan transformatif dalam pengawasan pendidikan. Mereka menggarisbawahi peran strategis pengawas sebagai fasilitator peningkatan mutu, bukan sekadar evaluator administratif. Pendekatan berbasis data dan pembinaan yang berkelanjutan dianggap krusial untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

Peran MAN 1 Way Kanan sebagai tuan rumah juga diapresiasi karena berhasil menyediakan ruang yang kondusif untuk dialog profesional antar-pengawas. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kapasitas pengawas dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan modern, sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang berdaya saing dan berkarakter di Kabupaten Way Kanan. (Joe)


Editor : Fadilah