Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) - - Sebelum janji suci terucap di hadapan penghulu, ada proses penuh makna yang menuntun setiap calon pengantin memahami arti sejati dari ikatan pernikahan. Di sinilah peran Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar hadir, memberikan bimbingan perkawinan sebagai bekal menuju kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, Senin (20/10/2025).
Dalam suasana penuh kehangatan dan nilai-nilai
keagamaan, para calon pengantin mendapatkan pembinaan mengenai hak dan
kewajiban suami istri, komunikasi dalam keluarga, serta cara menjaga
keharmonisan rumah tangga berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan sunnah.
“Bimbingan ini bukan sekadar syarat
administrasi sebelum menikah, tetapi jalan pembelajaran agar cinta tidak hanya
bersemi di pelaminan, melainkan juga tumbuh dalam kesabaran dan keimanan,” ujar
Kaisar Mega salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Negeri Besar.
Melalui pendekatan dialogis dan penyampaian
yang menyentuh hati, para penyuluh mengajak calon pengantin untuk memaknai
pernikahan sebagai ibadah panjang yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.
Nilai-nilai spiritual dan etika keluarga ditanamkan agar mereka mampu
menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga dengan penuh kesadaran dan tanggung
jawab.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini merupakan
bentuk nyata komitmen KUA Negeri Besar dalam mendukung program Kementerian
Agama untuk memperkuat ketahanan keluarga serta menekan angka perceraian di
masyarakat.
“Ketika iman menjadi dasar, cinta akan tumbuh
dengan arah yang benar. Itulah tujuan kami hadir di tengah calon pengantin —
menuntun langkah mereka di pelataran iman sebelum mengikat janji di pelaminan,”
tambahnya tersebut dengan penuh harap.
Dengan semangat pelayanan dan pengabdian, KUA Kecamatan Negeri Besar terus berupaya menghadirkan pernikahan yang tidak hanya sah secara hukum negara, tetapi juga kokoh secara nilai-nilai agama, menuju masyarakat yang berakhlak dan berketahanan keluarga. (Tomy/Afril/Asep)
Editor : Fadilah