Lampung, Kemenag (Humas) — Menyambut Hari Santri Nasional 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar kegiatan istighosah sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan dan kemaslahatan negeri, Senin (20/10/2025).
Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Saibatin dan dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Marwansyah, para kepala bidang, serta seluruh ASN beragama Islam.
Istighosah ini menjadi wujud ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan yang tengah melanda bangsa. Dalam sambutannya, Erwinto menyampaikan bahwa doa bersama ini ditujukan untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia, baik di dunia maupun di akhirat.
"Istighosah ini kita gelar untuk memohon bimbingan kepada Allah SWT agar seluruh anak bangsa mendapatkan perlindungan. Semoga kita diberi keselamatan dalam menghadapi berbagai tantangan yang tengah terjadi," ujar Erwinto.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat mental dan spiritualitas para ASN, terutama dalam situasi sulit saat ini. Menurutnya, Hari Santri bukan hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga momentum refleksi terhadap kontribusi santri dalam sejarah perjuangan bangsa serta pengingat untuk terus meneguhkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
"Saya berharap seluruh jajaran ASN di Kanwil Kemenag Lampung mendapatkan kekuatan di tengah angin badai yang sedang melanda saat ini," tambahnya.
Erwinto juga mengingatkan pentingnya komitmen dalam menjalankan Program dan Tugas Strategis (Protas) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan integritas dan konsistensi.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan Protas yang telah ditetapkan dengan penuh komitmen dan integritas. Ini adalah tugas bersama yang harus dijalankan secara konsisten," pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran doa dan spiritualitas dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama menjelang Hari Santri yang sarat dengan nilai perjuangan dan keikhlasan. (Fadilah/Rizki)