Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan Sosialisasi ZIS ASN serta Sosialisasi Kendali Mutu (Quality Control/QC) PPAIW dan PZW, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi ruang penguatan pemahaman zakat bagi ASN sekaligus penegasan peran strategis penyelenggara zakat dan wakaf dalam menjaga akuntabilitas layanan.
Kasubbag TU, Joko Susanto, menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh setiap muslim, termasuk ASN. Ia mengingatkan kembali tentang delapan asnaf penerima zakat serta pentingnya menunaikan kewajiban tersebut dari penghasilan yang diterima.
“Sebagai ASN dan sebagai muslim, penghasilan yang kita terima sudah seharusnya dikeluarkan zakatnya. Saya mengimbau seluruh yang hadir dalam kegiatan ini untuk menunaikan zakat secara rutin,” ujar Joko. Ia kemudian memberikan analogi yang kuat, bahwa enggan membayar zakat, infak, dan sedekah ibarat memakan ayam beserta kotorannya, yang menggambarkan betapa tercelanya sikap enggan mengeluarkan hak orang lain dalam harta yang dimiliki.
Selain itu Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Roni Fadilah, memaparkan materi terkait Sosialisasi Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor 7 Tahun 2025 tentang Kendali Mutu (QC) PPAIW dan PZW. Ia juga menekankan bahwa proses verifikasi data tanah wakaf kini dikembalikan ke Kabupaten/Kota, melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) serta KUA Kecamatan. Hal ini untuk memperkuat akurasi data, efektivitas pengawasan, serta memastikan tanggung jawab dan tanggung gugat penyelenggara berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan itu, turut ditegaskan bahwa CPNS dan PPPK yang baru harus mulai menjadi pionir zakat. Mengingat sistem penggajian mereka tidak lagi melalui bendahara Kemenag kabupaten, maka kesadaran pribadi dalam menunaikan kewajiban zakat harus lebih kuat dan tidak menunggu imbauan formal.
Kegiatan juga menghadirkan pemateri M. Ali selaku Ketua Pokjaluh Provinsi Lampung, yang menyampaikan materi “Zakat dalam Perspektif Islam: Memahami Kewajiban, Hikmah, dan Keutamaannya”.
Seacara keseluruhan kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan interaktif mulai dari awal hingga akhir kegiatan. (Humas)
Editor: Fadilah