Way Kanan, MTs N 1
(Humas) – Pemerintah Kabupaten way kanan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan,
Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB)
melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak dan Sekolah
Ramah Anak pada tahun 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris
Daerah (Sekda) Kabupaten way kanan, yang menggaris bawahi komitmen pemerintah
daerah dalam memastikan pemenuhan hak-hak anak dan menciptakan lingkungan
pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak, selasa (5/11/24).
Bimtek ini diikuti
oleh para tenaga pendidik, forum anak daerah, serta berbagai instansi terkait
dengan tujuan memperkuat pemahaman serta pelaksanaan prinsip-prinsip ramah anak
dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan. Dalam
sambutannya, Sekda way kanan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral
untuk mengintegrasikan kebijakan ramah anak di setiap pemerintahan dan
masyarakat.
Kegiatan ini diadakan
di ruang rapat, dengan berbagai sesi diskusi yang di narasumber oleh Ahmad Asari,
“bimtek ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas para peserta dalam menerapkan
konsep sekolah ramah anak di lingkungan masing-masing” Ujar asari.
Melalui kegiatan
ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya hak anak dan cara-cara
menerapkan prinsip ramah anak di Madrasah, yang meliputi aspek fisik,
psikologis, dan sosial.
Sesi ini di tutup
dengan penguatan dari sekertaris daerah bidang PPA Ciunah berharap "dengan Konvensi Hak Anak adalah dasar
bagi kita untuk menjamin bahwa setiap anak memiliki hak yang dilindungi,
dihormati, dan dipenuhi, khususnya dalam lingkungan pendidikan yang menjadi
bagian besar dari kehidupan mereka," tegasnya. Beliau berharap agar Bimtek ini dapat
menghasilkan perubahan positif dan penerapan nyata di sekolah-sekolah di
seluruh Kabupaten way kanan.
Melalui kegiatan
ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya hak anak dan cara-cara
menerapkan prinsip ramah anak di Madrasah, yang meliputi aspek fisik,
psikologis, dan sosial. Dengan demikian, diharapkan seluruh sekolah di Kabupaten
Way Kanan dapat lebih proaktif dalam melindungi serta mendukung pertumbuhan dan
perkembangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (Wulan/Sabda)