Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Darma Wanita Persatuan

DWP Kanwil Kemenag Lampung Meriahkan Seruit Battle Festival Krakatau 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 Anggithya
DWP Kanwil Kemenag Lampung Meriahkan Seruit Battle Festival Krakatau 2026
Anggithya
Anggithya
Foto: Rizki

Lampung (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) turut ambil bagian dalam Seruit Battle yang digelar dalam rangkaian Festival Krakatau 2026, Jumat (28/8/2026), di Lapangan Saburai, Bandar Lampung.

DWP Kanwil Kemenag Lampung hadir dengan semangat memperkenalkan sekaligus melestarikan kuliner khas Lampung. Dalam ajang tersebut, DWP Kanwil Kemenag Lampung menempati meja nomor 18 dan menyajikan seruit sebagai kuliner yang tidak hanya kaya cita rasa, tetapi juga lekat dengan tradisi kebersamaan masyarakat Lampung.

Ketua DWP Kanwil Kemenag Lampung, Siti Aisyah Zulkarnain, mengatakan keikutsertaan dalam Seruit Battle menjadi momentum untuk turut menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Lampung melalui kuliner.

“Seruit bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang kebersamaan. Di dalam tradisi seruit ada nilai silaturahmi, gotong royong, dan kebiasaan untuk duduk bersama menikmati hidangan,” ujar Siti Aisyah.

Menurutnya, kegiatan Seruit Battle menjadi ruang yang positif untuk mengenalkan kuliner tradisional Lampung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kita ingin kuliner khas Lampung tetap dikenal dan dicintai oleh generasi berikutnya. Salah satunya melalui kegiatan seperti ini, dengan mengemas tradisi kuliner dalam suasana yang kreatif dan menyenangkan,” katanya.

Siti Aisyah juga mengapresiasi penyelenggaraan Seruit Battle yang menjadi bagian dari Festival Krakatau 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan kuliner Lampung.


“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga kehadiran DWP Kanwil Kemenag Lampung dapat ikut menyemarakkan Festival Krakatau sekaligus memberikan kontribusi dalam mengenalkan budaya dan kuliner Lampung,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

“Budaya akan tetap hidup kalau kita terus mengenalkan, menggunakan, dan mewariskannya. Mari kita jaga bersama kekayaan budaya Lampung, termasuk kuliner tradisionalnya,” pungkasnya.

Partisipasi DWP Kanwil Kemenag Lampung dalam Seruit Battle juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai agenda pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah. Kehadiran berbagai peserta dalam kegiatan tersebut menciptakan suasana semarak sekaligus menunjukkan keberagaman kreasi dalam mengolah kuliner khas Lampung.

Lebih dari sekadar perlombaan, Seruit Battle menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, merawat tradisi, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.

Melalui momentum Festival Krakatau 2026, DWP Kanwil Kemenag Lampung berharap seruit dan berbagai kekayaan kuliner khas Lampung dapat terus dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi mendatang.