Way Kanan, MAN 1 (Humas). MAN 1 Way Kanan kembali mengintensifkan program literasi pagi sebagai upaya meningkatkan budaya baca dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Program yang dilaksanakan pada Rabu, 19 November 2025, ini merupakan bagian dari strategi madrasah untuk membangun lingkungan belajar yang produktif dan berorientasi pada penguatan karakter. Setiap siswa diarahkan untuk membaca berbagai jenis bacaan informatif maupun fiksi selama 15–20 menit sebelum proses pembelajaran dimulai.
Pelaksanaan literasi pagi dilakukan secara sistematis dengan pendampingan guru di halaman madrasah. Guru bertugas memastikan siswa membaca dengan fokus, serta memberikan pengantar singkat terkait manfaat aktivitas literasi bagi perkembangan kognitif dan keterampilan bahasa. Selain membaca, beberapa kelas juga memanfaatkan waktu ini untuk melakukan respon membaca sederhana, seperti menuliskan inti gagasan atau membuat peta konsep dari bacaan yang dipilih.
Secara akademis, program ini dinilai mampu meningkatkan kemampuan analitis siswa dan memperkaya wawasan mereka. Pembiasaan literasi juga membantu menumbuhkan minat baca yang lebih konsisten, terutama di tengah tantangan era digital yang membuat fokus siswa sering teralihkan oleh penggunaan gawai. Guru-guru di MAN 1 Way Kanan melaporkan adanya peningkatan partisipasi serta antusiasme siswa sejak program ini diperkuat.
Pihak madrasah berharap pembiasaan literasi pagi dapat menjadi budaya positif yang berkelanjutan. MAN 1 Way Kanan berencana memperluas program dengan menghadirkan sudut baca di setiap kelas serta mengadakan kegiatan book talk rutin bulanan. Dengan langkah-langkah tersebut, sekolah menargetkan terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter literat yang kuat pada diri setiap peserta didik. (Joe)
Editor: Fadilah