Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Ekonomi Kreatif dan Ketahanan Keluarga, Pesan Khutbah Nikah Kepala KUA Pakuan Ratu di Awal Syaban

Rabu, 21 Januari 2026 Humas Way Kanan
Ekonomi Kreatif dan Ketahanan Keluarga, Pesan Khutbah Nikah Kepala KUA Pakuan Ratu di Awal Syaban
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Pakuan Ratu (Humas) - - Momentum awal bulan Syaban dimanfaatkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pakuan Ratu, Eko Wahyudi, untuk menyampaikan pesan bermakna dalam khutbah nikah pasangan Hari Akbar Gunawan dan Diane Askia Amuranda. Prosesi akad nikah berlangsung khidmat pada Rabu, 21 Januari 2026, di Kampung Serupa Indah.

Dalam khutbah nikahnya, Eko Wahyudi menekankan pentingnya membangun rumah tangga yang tidak hanya kokoh secara spiritual, tetapi juga tangguh secara ekonomi. Ia mengajak pasangan pengantin memandang pernikahan sebagai ruang kolaborasi dan kreativitas dalam menghadapi tantangan kehidupan.

“Ketahanan keluarga hari ini menuntut lebih dari sekadar niat baik. Ekonomi kreatif menjadi salah satu ikhtiar penting agar keluarga mampu berdiri mandiri. Suami dan istri harus saling mendukung, bekerja sama, dan berinovasi dalam mencari nafkah yang halal dan berkah,” ujar Eko Wahyudi.

Ia juga mengingatkan bahwa pernikahan adalah amanah besar yang membutuhkan tanggung jawab, kerja keras, serta kemampuan membaca peluang tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan etika. Menurutnya, sinergi antara spiritualitas dan kemandirian ekonomi akan melahirkan keluarga yang lebih kuat dan resilien.

Usai akad nikah, mempelai pria Hari Akbar Gunawan menyampaikan rasa syukur atas pesan khutbah nikah yang diterimanya. “Nasihat tentang ekonomi kreatif dan ketahanan keluarga menjadi pengingat bagi kami untuk saling menguatkan dan bertanggung jawab dalam membangun rumah tangga,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan mempelai wanita Diane Askia Amuranda. Ia berharap pesan khutbah nikah tersebut dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan berumah tangga. “Pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini. Semoga kami mampu membangun keluarga yang harmonis, kuat secara iman, dan siap menghadapi tantangan hidup,” tuturnya.

Melalui khutbah nikah yang kontekstual ini, KUA Pakuan Ratu kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pencatat pernikahan, tetapi juga sebagai mitra pembinaan keluarga. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan menjadi bekal awal bagi pasangan pengantin dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mandiri, dan berdaya tahan. (Humas)

Penulis  :  Aris/Dhany

Editor  :  Anggithya