Lampung, Kanwil (Humas) --- Mengawali Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Tim SDM menunjukkan kinerja positif. Sebanyak 61 Penghulu resmi menerima SK Kenaikan Jenjang Jabatan, yang terdiri dari 58 Penghulu Ahli Madya dan 3 Penghulu Ahli Muda. Tak lama berselang, menyusul penerbitan SK Kenaikan Jenjang Jabatan bagi 135 guru, dengan rincian 112 Guru Ahli Madya dan 23 Guru Ahli Muda.
Kenaikan jenjang ini merupakan bentuk promosi bagi pejabat fungsional yang telah menunjukkan kompetensi dan kinerja baik. Para penerima SK telah dinyatakan lulus uji kompetensi, memenuhi angka kredit minimal, serta meraih predikat kinerja minimal "Baik" dalam dua tahun terakhir. Selain itu, aspek ketersediaan formasi pada unit kerja tujuan menjadi syarat mutlak dalam proses ini.
Berdasarkan hasil evaluasi kinerja Triwulan I, Tim SDM Kanwil Kemenag Lampung tercatat telah menyelesaikan total 445 layanan kepegawaian melalui aplikasi SIASN Badan Kepegawaian Negara (BKN). Capaian tersebut meliputi 196 layanan kenaikan jenjang jabatan, 214 layanan kenaikan pangkat, 21 layanan pension, serta 14 layanan pencantuman gelar.
Selain layanan rutin tersebut, Tim SDM juga tengah menuntaskan administrasi pengangkatan PNS bagi CPNS formasi tahun 2024. Pada Triwulan I juga telah diselesaikan pengisian jabatan administrator di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, upaya pengembangan karier ASN melalui perpindahan jabatan baik dari jabatan pelaksana maupun antar jabatan fungsional, peremajaan data pegawai, sinkronisasi data SIMPEG5 dengan aplikasi gaji web.
Dalam pelaksanaannya, layanan kepegawaian tetap mengedepankan prinsip pelayanan prima, baik secara tatap muka maupun daring. Upaya perbaikan kualitas layanan ini disinergikan dengan pembangunan Zona Integritas, khususnya pada area penataan sistem manajemen SDM aparatur. Optimalisasi layanan digital menjadi kunci percepatan proses ini, guna memberikan kemudahan bagi seluruh aparatur.
Ketua Tim SDM, Anica Hasbana, berharap seluruh proses layanan kepegawaian dapat terus memenuhi standar pelayanan, baik dari segi kualitas maupun ketepatan waktu. Ia menekankan pentingnya bekerja sesuai regulasi dan berorientasi pada hasil.
"Kami terus berupaya meningkatkan sinergi anggota tim demi menciptakan manajemen ASN yang lebih baik," pungkas Anica. (Humas)