Lampung --- Kabupaten Tanggamus kembali mengukuhkan dominasinya dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Lampung. Pada MTQ ke-52 Tahun 2025, Tanggamus sukses meraih juara umum untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut, sekaligus kembali memboyong Piala Bergilir Gubernur Lampung.
Capaian ini menjadi gelar juara umum ketujuh yang diraih Kabupaten Tanggamus sejak 2016. Sebelumnya, Tanggamus tercatat meraih juara umum pada MTQ Provinsi Lampung tahun 2016, 2017, 2018, 2019, 2021, dan 2022. Pada MTQ 2023 dan 2024, gelar juara umum diraih Kota Bandar Lampung. Namun, pada MTQ ke-52 Tahun 2025, Tanggamus kembali merebut gelar juara umum sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Gubernur Lampung.
Keberhasilan tersebut tertuang dalam Keputusan Koordinator Dewan Hakim Nomor 02/Kep/Kord-DH/MTQ-52/2025. Kontingen Tanggamus mengoleksi nilai tertinggi, yakni 578 poin, mengungguli Kota Bandar Lampung di posisi kedua dan Kota Metro di peringkat ketiga.
Penutupan MTQ ke-52 Provinsi Lampung dilakukan secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Lampung M. Firsada mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Gedung Balai Keratun, Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir kepada perwakilan Kabupaten Tanggamus.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari, menyampaikan bahwa MTQ 2025 diikuti oleh 464 peserta dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Seluruh rangkaian kegiatan, kata dia, berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang sekadar sebagai ajang perlombaan. Menurutnya, MTQ harus menjadi ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“MTQ bukan dibuat untuk lomba, tetapi untuk membangun karakter bangsa dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gubernur.
Ia berharap prestasi Tanggamus menjadi pemicu semangat bagi daerah lain untuk terus memperkuat pembinaan qari dan qariah, sehingga Lampung mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing hingga tingkat nasional dan internasional.
Acara penutupan MTQ ke-52 Provinsi Lampung ini dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, bupati dan wali kota, Kepala Bidang Penaiszawa mewakili Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, tokoh agama, kafilah MTQ dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta tamu undangan lainnya.(Anggithya/Aziz)