Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Festival Literasi Nasional Lampung Barat, Membangun Generasi Literat dan Inovatif

Kamis, 18 September 2025 Humas Lambar
Festival Literasi Nasional Lampung Barat, Membangun Generasi Literat dan Inovatif
Humas Lambar
Humas Lambar


‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag.,M.Si menghadiri sekaligus membaca do'a pada Festival Literasi Nasional tingkat Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025. Tampak hadir Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Madhasnurin, unsur Forkompimda, Kepala/Badan antar Instansi, Kepala Sekolah/Madrasah, para Guru dan Siswa/i se Kabupaten Lampung Barat. Bertempat di Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat. Selasa, 16 September 2025.

‎Festival Literasi ini menjadi ajang penting untuk meningkatkan kemampuan literasi di kalangan masyarakat. Acara ini tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga mendorong peserta untuk berpikir kritis dan kreatif. Dengan jumlah peserta yang mencapai 600 orang, kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dalam mengembangkan kemampuan literasi.

‎Dalam festival ini, peserta dibagi ke dalam berbagai workshop, salah satunya adalah workshop dongeng. Workshop ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi bercerita yang kaya akan nilai budaya dan moral. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengikuti sesi penulisan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka.

‎"Membaca dianggap sebagai kegiatan yang luar biasa karena memiliki banyak manfaat. Selain meningkatkan pengetahuan, membaca juga dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, festival ini menekankan pentingnya membaca sebagai bagian dari kegiatan literasi," ungkap Miftahus Surur.

‎Lebih lanjut, tak kalah penting ialah literasi digital yang juga menjadi fokus utama dalam festival ini. Di era digital seperti sekarang, kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi informasi dengan bijak sangatlah penting. Literasi digital membantu individu untuk berinteraksi dengan informasi secara efektif dan aman.

‎Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait literasi. Diskusi ini diharapkan dapat memunculkan ide-ide baru dan inovatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga tempat untuk belajar dan berkolaborasi.

‎Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan. Dukungan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan literasi di masyarakat. Dengan adanya dukungan yang kuat, diharapkan kegiatan literasi seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang.

‎"Festival Literasi ini juga menjadi sarana untuk mempromosikan pentingnya literasi di kalangan generasi muda. Generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa literasi ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan bekal literasi yang kuat, mereka dapat menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik," jelasnya.

‎Selain itu, festival ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai inovasi dalam bidang literasi. Inovasi ini mencakup metode pembelajaran baru, teknologi pendidikan, dan berbagai alat bantu yang dapat meningkatkan pengalaman belajar. Dengan adanya inovasi, diharapkan literasi dapat lebih mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.

‎"Secara keseluruhan, Festival Literasi ini merupakan langkah positif dalam upaya membangun masyarakat yang lebih literat. Dengan berbagai kegiatan dan dukungan yang ada, diharapkan literasi dapat menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat," pungkasnya. (Boy/K.TU/Mela Basyar)