Guru MAN 1 Lampung Barat Lolos Seleksi Nasional Karya Alih Aksara dan Alih Bahasa Naskah Nusantara
Lampung Barat (Humas) — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Barat. Renzi Saputra, S.Sn, berhasil lolos seleksi nasional “Karya Alih Aksara, Alih Bahasa, dan Kajian Naskah Nusantara” yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).(15/10)
Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Renzi Saputra mengajukan karya alih bahasa berjudul “Surat Undang Hukum Krui: Alih Bahasa Dua Naskah Kuno Krui dalam Buku Les Manuscripts Lampongs 1868”. Karya tersebut mengangkat nilai-nilai hukum adat masyarakat Krui yang terekam dalam naskah kuno, sebagai bentuk pelestarian dan revitalisasi khazanah budaya Nusantara, khususnya dari daerah Lampung.
Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, Renzi berhasil lolos bersama 35 orang pengalih bahasa terbaik se-Indonesia. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa guru MAN 1 Lampung Barat tidak hanya berprestasi dalam bidang pendidikan formal, tetapi juga turut berperan aktif dalam pelestarian warisan literasi dan budaya bangsa.
Plt. Kepala MAN 1 Lampung Barat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih Pak Renzi. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh guru dan siswa untuk terus berkarya dan menjaga warisan intelektual bangsa,” ujarnya.
Program seleksi “Karya Alih Aksara, Alih Bahasa, dan Kajian Naskah Nusantara” merupakan agenda tahunan Perpustakaan Nasional RI yang bertujuan untuk mendorong penelitian, penerjemahan, serta pelestarian naskah kuno Nusantara agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh generasi masa kini.
Dengan lolosnya Renzi Saputra dalam seleksi tersebut, diharapkan karya alih bahasa naskah hukum adat Krui dapat menjadi rujukan penting dalam kajian budaya, sejarah, dan hukum adat Lampung, sekaligus memperkuat posisi MAN 1 Lampung Barat sebagai madrasah yang aktif berkontribusi dalam bidang kebudayaan dan literasi nasional. (Erick/Mela basyar))