Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Hening Nusantara Serentak Digelar, Pembimas Buddha Kemenag Lampung Ajak Umat Tebar Kedamaian Waisak

Rabu, 20 Mei 2026 Anggithya Editor: Anggithya
Hening Nusantara Serentak Digelar, Pembimas Buddha Kemenag Lampung Ajak Umat Tebar Kedamaian Waisak
Anggithya
Anggithya
Foto: Rizki

Lampung (Humas) --- Dalam rangka menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (B.E.), Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar kegiatan Hening Nusantara Serentak Seluruh Indonesia yang dipusatkan di Aula Kanwil setempat, Rabu (20/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan refleksi nasional yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI dan dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di 34 provinsi ini diharapkan masyarakat melakukan praktik hening sebagai ruang refleksi spiritual untuk menumbuhkan kesadaran, cinta kasih, serta kebijaksanaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Secara nasional, kegiatan dipusatkan di Jakarta dan ditargetkan memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hening Nusantara bukan sekadar kegiatan simbolik menyambut Waisak, tetapi momentum memperkuat refleksi diri di tengah dinamika kehidupan modern.

Menurutnya, praktik hening menjadi sarana untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menumbuhkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama. Spirit Waisak, kata dia, harus menjadi pengingat pentingnya menjaga harmoni sosial dan memperkuat kehidupan kebangsaan yang rukun di tengah keberagaman.

"Melalui hening, kita diajak merefleksikan diri, memperkuat welas asih, serta membangun semangat persaudaraan demi Indonesia yang damai dan harmonis," ujarnya.

Sementara itu, Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Purwaningsih, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat moderasi beragama sekaligus menumbuhkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, Hening Nusantara menjadi ruang refleksi spiritual bersama yang mendorong penguatan nilai cinta kasih (Metta) dan kebijaksanaan (Panna) dalam kehidupan sehari-hari.

"Momentum Waisak ini bukan hanya menjadi perayaan umat Buddha, tetapi juga sarana memperkuat harmoni sosial, toleransi, dan kepedulian antarsesama," kata Puji.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Lampung bersama organisasi keagamaan Buddha turut menyerahkan santunan kepada 17 siswa yatim piatu beragama Buddha di wilayah Bandar Lampung. Bantuan diberikan kepada siswa tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas sebagai bentuk kepedulian sosial.

Puji mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya pengurus Walubi Provinsi Lampung, para guru pendidikan agama Buddha, serta penyuluh agama Buddha yang turut menyukseskan kegiatan. Kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat semangat kebersamaan dan moderasi beragama.

Ke depan, ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi juga dapat diinisiasi di kabupaten/kota agar manfaatnya semakin luas dan menjangkau masyarakat secara langsung.

Melalui Hening Nusantara Serentak Seluruh Indonesia, Kementerian Agama berharap semangat Waisak dapat menjadi pengingat bersama tentang pentingnya menjaga kedamaian, memperkuat toleransi, dan merawat kerukunan demi Indonesia yang harmonis.(Humas)