Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Implementasi Kegiatan Tadarus Al-Qur’an Pasca Salat Duha dalam Penguatan Karakter Religius Siswa MAN 1 Way Kanan

Jumat, 09 Januari 2026 MAN 1 Way Kanan
Implementasi Kegiatan Tadarus Al-Qur’an Pasca Salat Duha dalam Penguatan Karakter Religius Siswa MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas) --- Kegiatan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Way Kanan pasca pelaksanaan salat Duha menjadi bagian dari pembiasaan religius di lingkungan madrasah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, sebagai implementasi program penguatan karakter keagamaan peserta didik. Secara konseptual, tadarus dipandang sebagai aktivitas spiritual-edukatif yang berperan dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an, kedisiplinan, serta pembentukan sikap religius siswa secara berkelanjutan.

Pelaksanaan tadarus dilakukan secara terstruktur di mushola madrasah, dengan melibatkan seluruh siswa secara bergiliran membaca ayat-ayat Al-Qur’an setelah salat Duha berjamaah. Guru pembimbing berperan sebagai fasilitator yang mengawasi ketertiban, ketepatan tajwid, serta kelancaran bacaan siswa. Pola ini menunjukkan pendekatan pembelajaran partisipatif, di mana siswa tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek aktif dalam proses pembinaan keagamaan.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kegiatan tadarus pasca salat Duha memberikan dampak positif terhadap suasana belajar siswa. Secara psikologis, siswa tampak lebih tenang dan fokus dalam mengikuti kegiatan pembelajaran selanjutnya. Dari aspek sosial, tadarus juga mendorong terbentuknya interaksi yang harmonis antarsiswa, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam proses membaca dan menyimak Al-Qur’an.

Dengan demikian, kegiatan tadarus siswa MAN 1 Way Kanan pasca salat Duha dapat dipandang sebagai praktik edukatif yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam kehidupan akademik. Keberlanjutan program ini diharapkan mampu memperkuat karakter religius siswa secara konsisten, sekaligus mendukung visi madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (Humas)

Penulis. :  Joe

Editor. :  Anggithya