Lampung Selatan, MTsN 1 (Humas) – Menjelang pembagian buku laporan hasil belajar semester genap, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lampung Selatan menggelar sebuah program evaluasi inovatif bertajuk "Rapor Diri". Kegiatan yang dikhususkan bagi siswa Program Kelas Unggulan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 17 dan 19 Juni 2026. Tercatat sebanyak 191 peserta didik yang berasal dari kelas 7A, 7B, 7C, 8A, 8B, dan 8C mengikuti kegiatan ini secara bergantian.
Berbeda dengan pembagian rapor pada umumnya di mana siswa hanya menerima hasil akhir dari guru, program "Rapor Diri" dirancang sebagai wadah refleksi dan evaluasi diri. Tujuannya adalah agar siswa mampu mengukur sejauh mana kemampuan diri mereka sendiri serta menyadari capaian belajar yang telah diraih selama satu tahun terakhir.
Dalam pelaksanaannya, siswa dihadapkan langsung dengan tim penguji yang terdiri dari tenaga pendidik berkompeten di Program Unggulan, yaitu Ustd. Ichwan Nurutdin Machruf, S.A.N., Drajat Kuncoro, M.Pd., Munawar, S.Pd., Riyan Hidayat, S.Pd.I., Eka Maherdasari, S.Pd., dengan didampingi langsung oleh Tim Bimbingan dan Konseling (BK) madrasah. Selama sesi ujian "Rapor Diri", tim penguji menyoroti secara tajam mata pelajaran-mata pelajaran yang dirasa masih kurang dikuasai oleh masing-masing siswa. Selain akademik, capaian hafalan Al-Qur'an (Tahfidz) yang menjadi program unggulan madrasah juga dievaluasi secara mendalam.
Salah satu tim penguji, Munawar, S.Pd., menjelaskan bahwa proses interogasi akademik ini bukan untuk menghakimi, melainkan untuk membangun komitmen perbaikan pada diri siswa. "Melalui Rapor Diri ini, kita mengajak anak-anak untuk jujur pada diri mereka sendiri mengenai apa yang kurang selama setahun ini. Harapan saya, setelah kegiatan ini, anak-anak bisa memiliki komitmen yang kuat untuk mengejar ketertinggalan mata pelajaran dan menuntaskan target capaian tahfidz mereka saat duduk di jenjang kelas berikutnya," ungkap Munawar.
Terobosan metode evaluasi dari pengurus Program Unggulan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Abdurahman, S.Ag., M.Pd.I. Beliau memandang bahwa kegiatan ini adalah bentuk pendidikan karakter tingkat tinggi. "Kegiatan Rapor Diri ini adalah inovasi pendidikan yang sangat luar biasa. Kita tidak hanya mencetak anak yang pintar menjawab soal ujian, tetapi kita sedang melatih mereka untuk memiliki tanggung jawab, kejujuran, dan kesadaran diri (self-awareness). Anak yang mampu mengevaluasi kekurangannya sendiri adalah anak yang siap bertumbuh menjadi pemimpin hebat. Saya sangat mengapresiasi dewan guru Kelas Unggulan dan tim BK atas terselenggaranya program ini," tegas Abdurahman. (Andri)