Lampung (Humas) --- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung diwarnai dengan Istighosah Kubro yang mempertemukan ribuan warga, ulama, dan tokoh masyarakat dalam doa bersama sebagai wujud syukur serta upaya memperkuat kerukunan di halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Puji Raharjo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Eva Dwiana mengatakan, istighosah dan doa bersama menjadi bentuk rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat selama ini. Menurut dia, kemajuan Kota Bandar Lampung tidak terlepas dari dukungan para ulama, tokoh agama, dan masyarakat yang terus menjaga persatuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para ulama, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang selama ini terus mendoakan Bandar Lampung. Mudah-mudahan kota yang kita cintai ini selalu diberikan keberkahan dan kemajuan,” kata Eva.
Eva menambahkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua PWNU Lampung Puji Raharjo mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bandar Lampung yang mengisi peringatan hari jadi kota dengan kegiatan keagamaan dan doa bersama.
Menurut Puji, perayaan ulang tahun daerah tidak hanya dimaknai melalui hiburan dan kemeriahan, tetapi juga melalui ungkapan syukur dan permohonan kepada Allah SWT agar pembangunan daerah terus membawa kebaikan bagi masyarakat.
“Biasanya perayaan ulang tahun identik dengan berbagai kegiatan hiburan. Namun malam ini kita diajak untuk bersyukur dan bermunajat bersama. Ini menjadi pengingat bahwa semua capaian yang kita rasakan hari ini adalah karunia Allah SWT,” ujarnya.
Ia berharap semangat syukur yang ditunjukkan melalui Istighosah Kubro dapat menjadi energi positif bagi masyarakat dan pemerintah dalam membangun Kota Bandar Lampung yang semakin maju, aman, rukun, dan sejahtera.

Usai kegiatan, Zulkarnain menilai Istighosah Kubro memiliki makna penting bagi kehidupan masyarakat dan umat beragama di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, doa bersama menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus memohon keberkahan bagi daerah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kita berharap seluruh keberkahan tetap diberikan Allah SWT kepada Kota Bandar Lampung dan masyarakatnya. Rangkaian HUT Kota Bandar Lampung juga masih berlangsung sehingga semangat kebersamaan dan rasa syukur ini perlu terus dijaga,” kata Zulkarnain.
Ia menegaskan Kementerian Agama akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“Peran Kementerian Agama adalah terus meningkatkan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan kebersamaan itu, kerukunan umat beragama dapat terus terpelihara,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan pembacaan zikir, istighosah, dan doa bersama yang dipimpin para ulama. Ribuan jemaah mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai sebagai bentuk syukur atas perjalanan Kota Bandar Lampung yang telah memasuki usia ke-344 tahun. (Humas)
