Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kakanwil Ajak ASN Kemenag Jadi Agen Kebaikan, Kemaslahatan, Keharmonisan di Tengah Kehidupan Bermasyarakat

Rabu, 07 Agustus 2024 Anggithya
Kakanwil Ajak ASN Kemenag Jadi Agen Kebaikan, Kemaslahatan, Keharmonisan di Tengah Kehidupan Bermasyarakat
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Puji Raharjo, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di Kota Bandar Lampung, untuk berperan sebagai agen kebaikan dan kemaslahatan. Ajakan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama (PMB) bagi Pendidik dan Tenaga Pendidikan Madrasah di Aula Kemenag setempat, Selasa (07/08).

Dalam kesempatan tersebut, Puji menekankan pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat. "ASN Kemenag memiliki peran strategis dalam membangun kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, kita harus menjadi contoh dan teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama," ujarnya.

Puji menjelaskan bahwa moderasi beragama bukan hanya sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. ASN Kemenag diharapkan dapat membawa keharmonisan di tengah kehidupan bersama dengan cara menghargai perbedaan, bersikap toleran, dan menghindari segala bentuk radikalisme. "Moderasi beragama memiliki empat indikator utama yang harus kita tanamkan dalam diri kita, yaitu Komitmen Kebangsaan, Toleransi, Anti Kekerasan, dan Penerimaan terhadap Tradisi," jelasnya.

Lebih lanjut, Puji menambahkan bahwa dalam memperkuat muatan Moderasi Beragama, terdapat beberapa pesan dasar yang perlu terus digaungkan, antara lain memajukan kehidupan umat manusia, menjunjung tinggi keadaban mulia, menghormati harkat martabat kemanusiaan, memperkuat nilai Moderat, mewujudkan perdamaian, menghargai kemajemukan, dan menaati komitmen berbangsa.

“Sebagai ASN Kemenag, kita memiliki tanggung jawab untuk menerapkan dan menyebarluaskan nilai-nilai moderasi beragama di setiap lini kehidupan. Mari kita tunjukkan dedikasi kita untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan toleran,” tegasnya.

Puji juga menegaskan bahwa penerapan moderasi beragama harus dilakukan secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari. "Ini bukan hanya tugas dalam kapasitas formal kita sebagai ASN, tetapi juga dalam kehidupan pribadi dan sosial kita. Dengan mempraktikkan moderasi beragama, kita membantu menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi semua pihak," tambahnya.

Ia juga mengingatkan para peserta bahwa tantangan dalam moderasi beragama semakin kompleks dengan adanya berbagai dinamika sosial dan politik saat ini. "Oleh karena itu, kita perlu terus memperbarui pemahaman dan pendekatan kita terhadap moderasi beragama. Pendidikan dan pelatihan seperti ini merupakan salah satu langkah strategis untuk menguatkan komitmen kita," ujar Puji.

Puji juga menggarisbawahi bahwa Moderasi Beragama harus tercermin dalam berbagai aspek pelayanan publik, seperti pelayanan keagamaan, pendidikan, peningkatan pelayanan bimbingan keluarga, penjaminan produk halal, serta penyelenggaraan haji dan umrah.

Sebagai penutup, Puji mengajak seluruh peserta untuk menerapkan prinsip moderasi beragama dalam setiap aspek pekerjaan dan kehidupan mereka. "Mari kita buktikan bahwa ASN Kemenag adalah garda terdepan dalam mempromosikan kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat. Dengan kerja keras dan dedikasi, kita bisa menciptakan perubahan positif yang signifikan," tutupnya.(Anggithya/Aan)