Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kakanwil Kemenag Lampung Dorong Pura Jadi Lembaga Pembedayaan Ekonomi Masyarakat Hindu

Rabu, 20 Maret 2024 Anggithya
Kakanwil Kemenag Lampung Dorong Pura Jadi Lembaga Pembedayaan Ekonomi Masyarakat Hindu
Anggithya
Anggithya

Lampung (Humas) -- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Puji Raharjo, mendorong pura-pura di Lampung untuk menjadi lembaga pembedayaan ekonomi masyarakat Hindu.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Dialog Kerukunan Pandita, Pinandita, dan Tokoh Adat Umat Hindu Se-Provinsi Lampung, Rabu (20/3) di Hotel Alfiya Bandar Lampung.

Puji Raharjo mengatakan bahwa pura memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat Hindu. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan aset-aset pura, seperti tanah dan bangunan, untuk kegiatan ekonomi yang produktif.

"Pura tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat Hindu," kata Puji Raharjo.

Dengan mendorong Pura menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat, menurut Puji, selaras dengan Tujuh program Outlook Kemenag Tahun 2024 yang telah digaungkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas.

Ia mencontohkan, pura dapat digunakan untuk membuka usaha kecil menengah (UKM), seperti warung makan, toko souvenir, atau tempat wisata religi. Selain itu, pura juga dapat menjadi tempat pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat Hindu.

"Untuk menjadi lembaga pemberdayaan ekonomi masyarakat harus dibentuk Koperasi, Kelompok Usaha Bersama atau Badan Usaha Milik Pura secara profesional," tuturnya.

"Ketika badan tersebut sudah terbentuk, maka banyak manfaat yang didapat, misalnya dapat membuka lapangan pekerjaan, terjadinya perputaran ekonomi, menumbuhkan kreatifitas umat, dan membantu kebutuhan/keperluan pura, secara sosial juga dapat membantu kesusahan umat.

"Dengan begitu, pura dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Hindu," ujar Puji Raharjo.

Lebih lanjut, Puji Raharjo mengatakan bahwa Kemenag akan terus mendukung pengembangan pura-pura di Lampung. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan memberikan bantuan dana untuk pembangunan dan pengembangan pura.

"Kami berharap pura-pura di Lampung dapat menjadi lembaga pembedayaan ekonomi masyarakat Hindu yang maju dan sejahtera," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ida Bagus Putu Mambal dalam laporannya menyampaikan Peserta Kegiatan Dialog ini berasal dari Ketua PSN Korda Kabupaten, Tokoh Adat dan Sarati Banten yang secara keseluruhan jumlah peserta sebanyak 40 orang.

"Dalam kegiatan dialog ini menghadirkan narasumber dari Parisada Provinsi Lampung, Pakar/Praktisi Ekonomi dan FKUB Provinsi Lampung," bebernya.

Adapun tema yang dipilih kali ini adalah “ Melalui Dialog Kerukunan Pandita/Pinandita/Tokoh Adat/Sarati Se Provinsi Lampung Kita Wujudkan Jagat Hita”. (Anggithya/Rizky Mubarak)