Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kakanwil Kemenag Lampung: KMA 450 Menjadikan Madrasah Lebih Adaptif dan Inovatif

Senin, 12 Agustus 2024 Anggithya
Kakanwil Kemenag Lampung: KMA 450 Menjadikan Madrasah Lebih Adaptif dan Inovatif
Anggithya
Anggithya

Lampung Utara, Kanwil Kemenag Lampung (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Lampung, Puji Raharjo, menegaskan bahwa penerapan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024 akan membuat madrasah di Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Utara dan Way Kanan, menjadi lebih adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.

Pernyataan ini disampaikan Puji Raharjo dalam kegiatan Desiminasi Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 450 Tahun 2024 Kabupaten Lampung Utara dan Way Kanan, pada Senin (12/8) di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Lampung Utara.

"KMA 450 ini merupakan tonggak penting dalam upaya kita untuk menciptakan madrasah yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan inovatif dalam metode pembelajaran. Madrasah harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan siswa dan tantangan global," ujar Puji Raharjo dalam sambutannya.

Menurut Puji Raharjo, KMA 450 membawa perubahan signifikan dalam kurikulum madrasah dengan menekankan pada integrasi berbagai disiplin ilmu dan metode pembelajaran yang relevan dengan era digital. "Kami ingin agar madrasah tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga menjadi tempat yang mendorong kreativitas, inovasi, dan pengembangan potensi siswa secara holistik," tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa KMA 450 dirancang untuk memastikan madrasah mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat. "Pendidikan di madrasah harus dinamis, dengan penyesuaian kurikulum yang berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi pendidikan terbaru. Inilah yang akan membuat madrasah kita lebih inovatif," jelas Kakanwil.

Dalam konteks ini, Puji Raharjo berharap agar seluruh madrasah di Lampung dapat mengimplementasikan KMA 450 dengan baik, sehingga lulusan madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berintegritas.

"Kami yakin bahwa dengan KMA 450, madrasah akan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif dan inovatif, siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," tegasnya.

Selain itu, Kakanwil juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam penerapan KMA 450 ini. "Kerja sama antara madrasah, orang tua, dan pemerintah daerah serta stakeholder lainnya sangat penting untuk memastikan suksesnya implementasi kurikulum ini. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Kabupaten Lampung Utara Totong Sunardi menyampaikan apresiasi atas dukungan Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung. "Kami siap mendukung penuh pelaksanaan kurikulum baru ini. Kami akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru agar mereka dapat menguasai materi dan metode pembelajaran yang baru," ujarnya.

Acara sosialisasi KMA 450 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk kepala madrasah, guru, dan perwakilan orang tua siswa. Mereka menyambut baik inisiatif ini dan berharap bahwa desiminasi KMA 450 akan menjadi titik awal bagi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah di seluruh Lampung.(Anggithya/Aan/Rizki)