Malang, Kanwil Kemenag Lampung (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, menyambangi Kontingen Lampung yang mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026).
Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Siti Aisyah Zulkarnain, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Indra Jaya, serta para ketua tim, Zulkarnain menemui peserta di area perkemahan. Ia melihat langsung kondisi kontingen sekaligus memberikan semangat kepada para santri yang mewakili Lampung pada kegiatan tingkat nasional tersebut.
Zulkarnain meminta peserta menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia juga mengingatkan para santri untuk menjaga sikap dan nama baik Lampung saat berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah.
“Jaga kesehatan dan kekompakan. Ikuti seluruh kegiatan dengan baik. Tunjukkan sikap santri yang disiplin, santun, dan bertanggung jawab karena kalian membawa nama Lampung di tingkat nasional,” kata Zulkarnain.
Pada kesempatan itu, Zulkarnain juga menyerahkan tali asih kepada peserta Kontingen Lampung. Pemberian tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan kepada para santri agar tetap bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kontingen Lampung berjumlah 29 orang, terdiri atas 24 santriwan dan santriwati, dua Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda), serta tiga Pembina Pendamping (Bindamping). Mereka berasal dari Pondok Pesantren Jannatun Na’im, As-Sahil, Darul A’mal, dan Al Furqon.
Menurut Zulkarnain, PPSN memberi kesempatan kepada santri untuk belajar di luar lingkungan pesantren, melatih kemandirian, serta bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai provinsi. Pertemuan antarsantri tersebut juga menjadi ruang untuk memperluas persaudaraan dan mengenal keberagaman Indonesia.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan bertukar pengalaman. Bangun persaudaraan dengan teman-teman dari daerah lain. Hal-hal baik yang diperoleh selama kegiatan nanti dibawa pulang dan dikembangkan di pesantren masing-masing,” ujarnya.
PPSN VI Tahun 2026 berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan mengangkat tema “Pramuka Santri Nusantara: Membentuk Karakter, Merawat Lingkungan, Meneguhkan Kebangsaan, dan Berdaya Saing Global.” Pengantar Juklak dan Juknis PPSN VI Tahun 2026_Berkas.pdf
PPSN VI diarahkan untuk membentuk karakter santri berlandaskan nilai keislaman dan kepramukaan, mengembangkan jiwa kepemimpinan dan semangat kebangsaan, memperkuat peran santri dalam moderasi beragama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan juga mendorong kemandirian, kreativitas, inovasi, dan ketangguhan santri dalam menghadapi perkembangan zaman. Pengantar Juklak dan Juknis PPSN VI Tahun 2026_Berkas.pdf
Selama perkemahan, peserta mengikuti kegiatan mental spiritual, persaudaraan dan seni budaya, seminar dan lokakarya, bakti lingkungan, giat prestasi, keterampilan kepramukaan, petualangan, hingga sains dan teknologi.