Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, mewisuda 172 siswa Tahfidz Al-Qur'an MAN 1 Bandar Lampung, Rabu (29/4/2026), di Aula MAN 1 Bandar Lampung, sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul dalam hafalan, kuat dalam karakter, dan berdaya saing global.
Kakanwil Zulkarnain didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Yan Maradonna, serta Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Herry Setiawan, hadir bersama para orang tua, guru, dan tamu undangan dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat. Kehadiran jajaran pimpinan Kanwil tersebut mempertegas dukungan terhadap penguatan pendidikan madrasah sebagai pusat lahirnya generasi unggul berbasis nilai-nilai Al-Quran.
Dalam sambutannya, Kakanwil Zulkarnain menekankan bahwa keunggulan madrasah terletak pada kemampuannya memadukan prestasi akademik, kecakapan berbahasa, dan kekuatan spiritual dalam satu sistem pendidikan yang utuh.
"Semua orang bisa belajar bahasa Inggris di sekolah manapun. Tetapi madrasah memiliki keistimewaan karena mampu melahirkan generasi yang menguasai dua bahasa sekaligus, yakni bahasa Inggris dan bahasa Arab, serta kuat hafalan Al-Qurannya. Inilah kekuatan madrasah," ujarnya.
Menurut Kakanwil Zulkarnain, perpaduan antara penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan berbahasa, dan kedekatan dengan Al-Qur'an merupakan modal besar bagi lulusan madrasah untuk tampil percaya diri dan mampu bersaing di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun global.
Sejalan dengan itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Yan Maradonna, menilai wisuda tahfidz menjadi simbol keberhasilan madrasah dalam menanamkan nilai-nilai Qurani sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Herry Setiawan, menegaskan capaian MAN 1 Bandar Lampung menunjukkan madrasah mampu menghadirkan pendidikan unggul yang memadukan kecerdasan intelektual, pembinaan akhlak, dan penguatan spiritual secara seimbang, sehingga melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus dekat dengan Al-Quran.
Dalam laporannya, Kepala MAN 1 Bandar Lampung Lukmanul Hakim menyampaikan, dari 172 wisudawan tahfidz Al-Quran, sebanyak 29 siswa tercatat memiliki hafalan terbanyak, 11 siswa meraih predikat fasohah terbaik, 20 siswa dinobatkan sebagai tasmi terbaik, dan 27 siswa menjadi siswa terbaik di kelasnya. Selain capaian di bidang tahfidz, dari 480 lulusan tahun ini, sebanyak 167 siswa telah diterima di perguruan tinggi melalui jalur undangan, dengan tingkat penerimaan alumni ke perguruan tinggi negeri dalam empat tahun terakhir konsisten berada di atas 90 persen, bahkan pernah menembus 93 persen.
"Capaian ini menjadi bukti bahwa MAN 1 Bandar Lampung tidak hanya membina lahirnya para penghafal Al-Quran, tetapi juga menyiapkan generasi yang unggul dalam akademik, kuat dalam karakter, dan siap melanjutkan kiprah di perguruan tinggi terbaik maupun di tengah masyarakat,"ujar Lukmanul Hakim.