Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kanwil Kemenag Lampung Dorong PGM Indonesia Perkuat Mutu Guru Madrasah Di Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 Melawati Basyar Editor: Mela
Kanwil Kemenag Lampung Dorong PGM Indonesia Perkuat Mutu Guru Madrasah Di Lampung
Melawati Basyar
Melawati Basyar
Foto: Mela

Lampung, Kanwil Kemenag (Humas)--- Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Herry Setiawan, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenag Lampung, Zulkarnain, menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Guru Madrasah atau PGM Indonesia Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Selatan. Digelar di Hotel Grand Anugerah bandar Lampung. Sabtu (23/5/2026).

Dalam sambutannya, Herry menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Wilayah PGM Indonesia Provinsi Lampung dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan tersebut. Ia menilai pengukuhan itu bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah penting untuk memperkuat konsolidasi, soliditas, dan peran guru madrasah di Provinsi Lampung.

Menurut Herry, organisasi pada hakikatnya merupakan wadah perjuangan, pengabdian, dan kebersamaan. Karena itu, organisasi tidak cukup hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga harus menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, memperkuat solidaritas, membangun profesionalitas, dan menghadirkan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.

Ia mengatakan, PGM Indonesia sebagai organisasi profesi guru madrasah memiliki peran penting dalam memperjuangkan aspirasi guru. Sejak lahir pada 24 Juli 2008 di Kota Bandung, PGM Indonesia hadir untuk menjawab berbagai tantangan guru madrasah, terutama terkait kesetaraan, kesejahteraan, serta penguatan peran guru honorer dan guru madrasah swasta.

Namun, Herry mengingatkan bahwa perjuangan organisasi profesi tidak boleh berhenti pada aspek kesejahteraan semata. PGM Indonesia juga diharapkan menjadi ruang pembinaan, penguatan kompetensi, peningkatan integritas, dan penjagaan marwah profesi guru madrasah.

"Kanwil Kemenag Lampung melalui Bidang Pendidikan Madrasah terus mendorong penguatan mutu dan martabat guru madrasah. Guru madrasah adalah ujung tombak pendidikan, pembentuk karakter, dan penjaga nilai-nilai keagamaan," ujar Herry.

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi, profesionalitas, integritas, dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama, termasuk melalui sinergi dengan organisasi profesi seperti PGM Indonesia.

Herry juga menekankan bahwa madrasah memiliki keunggulan besar karena peserta didik tidak hanya mempelajari ilmu umum sebagaimana di sekolah, tetapi juga memperoleh pendidikan agama Islam secara lebih komprehensif melalui kurikulum Kementerian Agama.

Di madrasah, peserta didik belajar Al-Quran Hadis, Fikih, Akidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab, serta nilai-nilai keagamaan yang membentuk karakter dan akhlak. Karena itu, ia menegaskan madrasah bukan pilihan kedua, melainkan pilihan masa depan.

“Madrasah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, religius, dan berdaya saing,"katanya.

Herry berharap PGM Indonesia terus menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam memperkuat mutu pendidikan madrasah. Ia meminta organisasi tersebut menjaga soliditas, ketertiban, martabat, dan sikap konstruktif dalam memperjuangkan aspirasi guru.

"Perjuangkan aspirasi guru dengan cara yang baik, data yang kuat, komunikasi yang santun, dan semangat membangun," ujarnya.

Menurut Herry, tantangan guru madrasah ke depan semakin besar. Perubahan teknologi, perkembangan zaman, dan tuntutan mutu pendidikan menuntut guru untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi tanpa kehilangan jati diri sebagai pendidik yang berakhlak.

Ia menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan Pengurus PGM Indonesia Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Selatan. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian.

“Semoga PGM Indonesia terus menjadi organisasi profesi yang membawa manfaat, memperjuangkan guru madrasah secara bermartabat, serta ikut menguatkan pendidikan madrasah di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung," pungkasnya. (Mela Basyar)