Lampung (Humas) — Upaya memperluas akses pendidikan keagamaan Hindu di Provinsi Lampung terus dilakukan Kementerian Agama. Salah satunya melalui rencana pendirian Widyalaya Negeri di Kabupaten Lampung Tengah yang kini memasuki tahap koordinasi intensif bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Jumadi, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah dengan Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, Kamis (2/7/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan keagamaan Hindu yang lebih merata, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Jumadi, menjelaskan bahwa pendirian Widyalaya Negeri bukan sekadar menghadirkan sekolah baru, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
"Melalui Widyalaya Negeri, kami ingin menghadirkan lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi Hindu yang tidak hanya memahami ajaran agama dengan baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa," ujarnya.
Menurut Jumadi, Lampung Tengah memiliki potensi yang besar untuk menjadi lokasi pengembangan pendidikan keagamaan Hindu. Selain jumlah umat Hindu yang cukup banyak, kebutuhan masyarakat terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang dikelola pemerintah juga terus meningkat dari waktu ke waktu.
Ia menambahkan, rencana pendirian Widyalaya Negeri merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memastikan setiap warga negara memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan keagamaan yang bermutu.
"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat memberikan dukungan sehingga seluruh tahapan persiapan hingga pendirian Widyalaya Negeri dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyatakan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan.
"Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah siap bersinergi dengan Kementerian Agama untuk mewujudkan rencana ini. Kami berharap Widyalaya Negeri nantinya menjadi pusat pendidikan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda Hindu," ujar I Komang Koheri.
Audiensi tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mengembangkan layanan pendidikan keagamaan Hindu.
Selanjutnya, koordinasi akan terus dilakukan guna menyiapkan berbagai persyaratan administratif maupun teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui kolaborasi yang erat, pendirian Widyalaya Negeri pertama di Kabupaten Lampung Tengah diharapkan dapat segera terwujud sebagai bentuk pemerataan layanan pendidikan keagamaan Hindu sekaligus investasi bagi lahirnya generasi yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai Dharma. (Humas)