Jakarta (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung memperkuat kesiapan implementasi interkoneksi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian atau SIMPEG dengan Aplikasi Gaji Web. Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan konsinyering Persiapan Implementasi Interkoneksi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web yang berlangsung di Hotel Orchardz, Jakarta, mulai Senin hingga Kamis, 29 Juni–2 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan setelah tujuh satuan kerja menjadi piloting interkoneksi Aplikasi Gaji Web dengan SIMPEG Kemenag. Melalui uji coba tersebut, pembayaran gaji Juni dan Juli telah dilakukan menggunakan sistem baru.
Selanjutnya, sebanyak 133 satuan kerja se-Indonesia dijadwalkan melakukan interkoneksi secara serentak untuk pembayaran gaji Agustus 2026. Dalam forum tersebut, Kementerian Agama disebut menjadi kementerian pertama yang berhasil melakukan interkoneksi antara Aplikasi Gaji Web Kementerian Keuangan dan SIMPEG Kemenag.
Kepala Biro Keuangan Kementerian Agama dalam paparannya menjelaskan, keberhasilan interkoneksi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai atau PPABP dan Petugas Basis Data Kepegawaian atau PBDK.
Ia berharap koordinasi antara PBDK pada Tim SDM dan PPABP pada Tim Keuangan terus terjalin harmonis. Sinergi kedua unsur tersebut dinilai penting agar pengelolaan gaji pegawai Kementerian Agama dapat berjalan lebih tertib, akurat, dan tepat waktu.
Kanwil Kemenag Provinsi Lampung turut memperkuat kesiapan implementasi sistem tersebut melalui kehadiran Ketua Tim Kerja SDM Anicha Hasbana, Ketua Tim Kerja Keuangan Winardi, JFT pada Tim Keuangan Evi Tarina Yanti, serta JFT pada Tim SDM Mas Dwi Habibullah.
Ketua Tim Kerja SDM Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Anicha Hasbana, menyampaikan bahwa interkoneksi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web menjadi langkah penting dalam memperkuat validitas data kepegawaian. Menurut dia, akurasi data menjadi kunci agar proses administrasi kepegawaian dan pembayaran gaji dapat berjalan lebih baik.
“Interkoneksi ini menuntut data kepegawaian yang valid, mutakhir, dan tertata. Karena itu, Tim SDM terus memperkuat koordinasi agar data yang tersaji dalam SIMPEG benar-benar sesuai dengan kondisi pegawai di satuan kerja. Ke depan, pegawai juga diharapkan semakin peduli untuk memperbarui data terbaru di SIMPEG, karena data tersebut menjadi dasar penting dalam layanan administrasi kepegawaian dan pembayaran gaji,” ujar Anicha.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Keuangan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Winardi, menegaskan bahwa integrasi sistem ini akan mendukung proses pembayaran gaji yang lebih efisien dan akuntabel. Ia menyebut, kerja sama antara Tim Keuangan dan Tim SDM menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi sistem tersebut.
“Dari sisi keuangan, interkoneksi ini sangat membantu proses administrasi belanja pegawai. Dengan data yang terhubung dan terverifikasi, pembayaran gaji diharapkan semakin tepat, tertib, dan akuntabel,” kata Winardi.
Melalui interkoneksi ini, pengelolaan data kepegawaian dan administrasi belanja pegawai di lingkungan Kementerian Agama diharapkan semakin terintegrasi. Selain meningkatkan efisiensi kerja, sistem tersebut juga diharapkan memperkuat akurasi data dalam proses pembayaran gaji pegawai.