Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kemenag Didorong Keluar dari Rutinitas, Kinerja Harus Berdampak

Minggu, 13 September 2026 Aziz_Abd
Kemenag Didorong Keluar dari Rutinitas, Kinerja Harus Berdampak
Aziz_Abd
Aziz_Abd
Foto: Aziz

Semarang (Humas) — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin meminta jajaran Kemenag tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi. Setiap program harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan menempatkan perspektif agama dalam arah pembangunan bangsa.

Arahan itu disampaikan Kamaruddin dalam pembinaan jajaran Kementerian Agama di Grand Candi Hotel, Semarang, Minggu (13/9/2026). Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Zulkarnain turut hadir bersama para Kepala Kanwil Kemenag se-Indonesia.

“Agama tidak lagi hanya sekadar menjadi pemadam kebakaran atau diminta berbicara tentang kerukunan. Kita harus berbicara tentang arah perjalanan bangsa dan terlibat dalam desain teknokratik pembangunan,” kata Kamaruddin.

Menurut dia, kontribusi agama harus hadir dalam berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi, lingkungan, hingga kehidupan sosial. Aparatur Kemenag juga dituntut mampu membaca perubahan dan menerjemahkannya ke dalam kebijakan serta pelayanan yang relevan.

Kamaruddin menegaskan, keberhasilan program tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan atau terserapnya anggaran. Ukurannya adalah perubahan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Drs. Ismail Cawidu, M.Si., Bidang Kebijakan Publik, Media/Humas, dan Pengembangan SDM, menyoroti pentingnya komunikasi publik yang cepat dan tepat.

Menurut Ismail, pemerintah tidak boleh membiarkan ruang informasi kosong ketika muncul isu. Humas harus mampu membaca situasi, merespons secara cepat, serta mengemas kebijakan dan program dalam narasi yang mudah dipahami masyarakat.

Komunikasi publik, kata dia, tidak cukup berhenti pada penyampaian informasi kegiatan. Humas harus menjadi bagian strategis dalam menjelaskan kebijakan, membangun kepercayaan, dan menunjukkan dampak kerja pemerintah.

Kakanwil Kemenag Lampung Zulkarnain menilai arahan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran di daerah agar tidak hanya fokus menyelesaikan program.

“Yang harus kita lihat bukan hanya kegiatan terlaksana, tetapi manfaatnya, perubahan yang dihasilkan, dan sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran Kementerian Agama,” ujar Zulkarnain.

Ia menegaskan, jajaran Kemenag Lampung perlu terus memperkuat kualitas pelayanan sekaligus komunikasi publik yang adaptif, cepat, dan akurat.

Pembinaan tersebut digelar dalam rangkaian silaturahmi dan syiar MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang.