Lampung, Humas — Komitmen memperkuat toleransi dan moderasi beragama untuk mewujudkan kerukunan umat beragama terus digencarkan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung. Melalui program Kerukunan Goes to School, Kemenag menyasar kalangan pelajar madrasah sebagai agen moderasi masa depan. Kegiatan dibuka oleh Plt. Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto, di MAN 2 Bandar Lampung, Jumat (18/7/2025).
Dalam sambutannya, Erwinto menegaskan pentingnya madrasah sebagai ruang strategis pembentukan karakter yang toleran dan inklusif.
“Jangan hanya menjadi pengikut, jadilah pelopor kerukunan. Madrasah harus jadi teladan harmoni dalam keberagaman,” ujarnya.
Erwinto menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kementerian Agama Tahun 2025–2029, sekaligus implementasi amanat Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.
Kerukunan Goes to School diawali dengan menyasar empat madrasah di tiga kabupaten/kota, yakni:
MAN 2 Bandar Lampung (18 Juli)
MAN 1 Bandar Lampung (19 Juli)
MAN 1 Metro (21 Juli)
MTsN 3 Lampung Selatan (22 Juli)
Ketua Tim Humas dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Lampung, Alifah, menyebut bahwa setiap kegiatan diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan siswa Madrasah. Materi yang disampaikan mencakup konsep kerukunan, toleransi, dan moderasi beragama, dengan menghadirkan narasumber internal Kanwil Kemenag.
“Kami ingin siswa madrasah menjadi agen perdamaian dan penggiat kerukunan yang aktif, bukan hanya penonton dalam membangun keharmonisan sosial,” kata Alifah.
Hadir dalam acara pembukaan Kepala Bagian Tata Usaha , Marwansyah ,Kepala Bidang Madrasah yang diwakili Ketua Tim dan juga Kepala MAN 2 Bandar Lampung . Marwansyah mengatakan Bahwa Program Kerukunan Goes to School ini merupakan salah satu target dalam Perjanjian Kinerja Kementerian Agama sekaligus mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) madrasah. Artinya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadii sebuah gerakan dalam membangun ekosistem pendidikan yang moderat dan rukun.”