Lampung, Kemenag (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menyalurkan 3.031 paket bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 1448 H/2026 M.
Kegiatan bertema “Festival Pesan Inklusif: Dari Jiwa Anak untuk Negeri” itu digelar di Aula Saibatin Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kamis (25/6/2026). Bantuan disalurkan kepada penerima manfaat yang tersebar di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Kementerian Agama terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin meneguhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan yang sama untuk berkembang,” kata Zulkarnain.
Menurut Zulkarnain, peringatan
Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas dilaksanakan secara serentak di
seluruh Indonesia. Di Lampung, bantuan disalurkan melalui Kanwil Kemenag
Provinsi Lampung dan Kemenag kabupaten/kota.
“Pada hari ini, bersama Menteri Agama, kita melaksanakan santunan serentak bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Untuk Provinsi Lampung, sebanyak 3.031 paket bantuan disalurkan di 15 kabupaten/kota,” ujarnya.
Secara simbolis, bantuan diserahkan di Aula Saibatin Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Bantuan tersebut berupa perlengkapan sekolah, antara lain tas sekolah, buku tulis, pena, pensil, dan rautan pensil, serta uang tunai sebesar Rp150.000 untuk setiap penerima. Sementara itu, bantuan yang disalurkan di kabupaten/kota juga dilengkapi dengan paket sembako.
Zulkarnain menjelaskan, program tersebut terlaksana berkat sinergi berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), lembaga amil zakat, serta dukungan zakat, infak, dan sedekah dari ASN Kementerian Agama di Provinsi Lampung.
“Inilah manfaat dari kerja sama dengan Baznas dan lembaga amil zakat, serta zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh ASN Kementerian Agama di Provinsi Lampung. Melalui kebersamaan ini, kita dapat membantu 3.031 anak yatim dan penyandang disabilitas agar turut merasakan kebahagiaan pada 10 Muharam 1448 Hijriah,” katanya.
Dalam sambutannya secara
nasional pada peringatan 10 Muharam 1448 H, Menteri Agama mengajak anak-anak
untuk terus menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita menjadi anak yang berakhlakul karimah,” ajak Menteri Agama.
Menteri Agama menyampaikan, 10 Muharam memiliki makna istimewa bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Hari tersebut dikenal sebagai Lebaran Yatim dan bertepatan dengan bulan Asyura, yang memiliki nilai sejarah penting dalam Islam.
“Muharam disebut Lebaran Yatim dan juga dikenal sebagai bulan Asyura. Tanggal 10 Muharam merupakan hari yang sangat bersejarah, di antaranya untuk memperingati kemenangan Nabi Musa AS,” paparnya.
Zulkarnain berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menghadirkan ruang yang ramah, setara, dan inklusif bagi anak yatim serta penyandang disabilitas.
“Bulan Muharam adalah bulan yang disucikan, penuh berkah, dan dimuliakan. Mari kita bahagiakan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di Provinsi Lampung. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal yang bernilai di hadapan Allah SWT,” pungkasnya.