Way Kanan, KUA Bahuga (Humas) - - Kepala KUA Bahuga Robi Cahyadi mengikuti kegiatan penyambutan dan pembinaan perdana dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung yang baru, Zulkarnain, yang digelar melalui Zoom Meeting dan diikuti ribuan ASN Kemenag se-Provinsi Lampung pada Rabu, 19 November 2025 Kemarin. Meski dilakukan secara daring, suasana pembinaan terasa hangat dan penuh perhatian, menandai awal kepemimpinan Zulkarnain yang langsung menekankan pentingnya kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Zulkarnain
menyoroti nilai inti yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh ASN Kemenag.
Dengan penyampaian yang lugas, ia mengingatkan kembali tanggung jawab moral
para ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “ASN Kemenag harus menjadi
garda terdepan dalam memberi layanan yang bersih, humanis, dan berorientasi
pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya, menekankan bahwa pelayanan yang baik
dimulai dari keikhlasan dan empati.
Kepala KUA Bahuga, Robi Cahyadi,
menyambut serius pesan tersebut. Ia menilai bahwa arahan Kakanwil bukan hanya
pedoman, tetapi dorongan untuk meningkatkan kualitas batin dan profesionalitas
ASN. “Pesan Bapak Kakanwil semakin menguatkan kami bahwa pelayanan bukan hanya
soal prosedur, melainkan bagaimana masyarakat merasa dihargai dan dipedulikan.
Kami di KUA Bahuga akan menjadikan arahan ini sebagai standar kerja,” kata
Robi.
Kegiatan pembinaan ini juga menjadi
momentum bagi ASN di seluruh Lampung untuk melakukan refleksi mendalam atas
tugas mereka. Melalui forum virtual yang interaktif, para peserta diajak
memahami kembali bahwa menghadirkan layanan yang jujur, ramah, dan menyentuh
sisi kemanusiaan merupakan wujud nyata pengabdian kepada publik. Suasana
diskusi berjalan konstruktif, menandai semangat baru dalam memperbaiki layanan
keagamaan.
Menutup kegiatan, Zulkarnain mengajak seluruh ASN untuk memperkuat komitmen kerja dan membangun budaya pelayanan yang semakin profesional. Menindaklanjuti pesan tersebut, Robi Cahyadi menegaskan kesiapan KUA Bahuga. “Kami siap memperkuat disiplin, memperbaiki alur layanan, dan menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Ali/Bukhori/Dhany)
Editor: Fadilah